Banner Iklan

Dukung SDGs, Mahasiswa Teknik Industri UMM Kembangkan Irigasi Otomatis Tenaga Sury

Admin JSN
03 Februari 2026 | 16.15 WIB Last Updated 2026-02-03T09:19:13Z


Dukung SDGs, Mahasiswa Teknik Industri UMM Kembangkan Irigasi Otomatis Tenaga Surya

MALANG| JATIMSATUNEWS.COM: Kepekaan dalam membaca persoalan di lingkungan sekitar menjadi fondasi lahirnya inovasi mahasiswa Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Melalui mata kuliah Perancangan dan Pengembangan Produk (P3), mereka merancang Solar Powered Automatic Irrigation System, sebuah sistem irigasi tetes otomatis berbasis energi surya yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi pertanian skala kecil secara berkelanjutan. Inovasi ini sekaligus mencerminkan komitmen akademik UMM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Inovasi tersebut digagas oleh Isti Rohmania, mahasiswa Teknik Industri angkatan 2023, bersama timnya. Berangkat dari pengamatan terhadap praktik pertanian di Indonesia, Isti menemukan bahwa masih banyak petani yang bergantung pada metode penyiraman manual. Selain memerlukan waktu dan tenaga besar, cara tersebut juga berpotensi menyebabkan pemborosan air. Dari permasalahan inilah lahir gagasan pengembangan sistem irigasi tetes otomatis yang cerdas dan hemat energi.

Sistem irigasi ini memanfaatkan panel surya sebagai sumber daya utama. Energi matahari yang ditangkap kemudian disimpan dalam baterai untuk mengoperasikan sistem berbasis Arduino. Sensor kelembapan tanah berperan penting dalam menentukan waktu penyiraman, sehingga air hanya dialirkan ketika tanah benar-benar membutuhkan.

“Dengan sensor kelembapan tanah, sistem mampu menyesuaikan kebutuhan air tanaman secara otomatis. Penyiraman tidak dilakukan terus-menerus, tetapi berdasarkan kondisi tanah,” ungkap Isti kepada Tim Humas UMM, 30 Januari lalu.

Sebagai prototipe pembelajaran, penerapan sistem ini masih dilakukan dalam skala terbatas. Meski demikian, desainnya bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan berbagai jenis tanaman serta kondisi lahan. Pemanfaatan energi surya menjadi keunggulan tersendiri karena mampu menekan biaya operasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional.

Dari aspek keberlanjutan, inovasi ini tidak hanya berfokus pada efisiensi air dan energi. Ke depan, sistem irigasi tersebut berpeluang dikembangkan lebih lanjut dengan integrasi penyaluran pupuk cair, nutrisi, maupun vitamin tanaman, sehingga perawatan tanaman dapat dilakukan secara lebih presisi dan terintegrasi.

Bagi Isti, proyek ini menjadi pengalaman belajar yang berharga. Ia menilai mata kuliah P3 mendorong mahasiswa untuk berpikir sistematis, bekerja secara kolaboratif, serta peka terhadap kebutuhan masyarakat.

“Melalui proyek ini, kami belajar bahwa inovasi tidak harus rumit. Yang terpenting adalah berangkat dari masalah nyata dan menghadirkan solusi yang bisa diterapkan,” tuturnya.

Sementara itu, dosen pembimbing Amelia Khoidir, S.T., M.Sc., menilai pengembangan Solar Powered Automatic Drip Irrigation System merupakan contoh nyata pembelajaran berbasis proyek yang mendorong integrasi teknologi IoT dalam sistem irigasi presisi. Inovasi ini mencakup pengendalian kelembapan tanah hingga pengaturan pemberian air dan nutrisi secara otomatis.

Menurutnya, proyek tersebut tidak hanya mengasah kemampuan pemecahan masalah, perancangan sistem, serta pengambilan keputusan berbasis data, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi smart irrigation system yang efisien, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Inovasi ini membuktikan bahwa mahasiswa mampu menghadirkan solusi teknologi yang relevan dan berdampak nyata bagi sektor pertanian,” jelasnya.

Capaian dalam Industrial Engineering Expo 2026 UMM menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis proyek di Teknik Industri UMM mampu melahirkan inovasi aplikatif dan berdampak. Lebih dari sekadar tugas perkuliahan, Solar Powered Automatic Irrigation System menunjukkan potensi mahasiswa UMM dalam berkontribusi pada pengembangan teknologi tepat guna dan pertanian berkelanjutan. (*)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dukung SDGs, Mahasiswa Teknik Industri UMM Kembangkan Irigasi Otomatis Tenaga Sury

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now