Rombongan Sowan Guru dan Umroh
ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM: Sebanyak 25 jamaah mengikuti perjalanan Sowan Guru dan Umroh. Dipimpin langsung oleh KH Saiful Munir Aminullah bersama KH. Noor Shodiq Askandar. Pemberangkatan dari Griya Alsaka Jl. Sedap Malam Mulyoagung Sengkaling Dau Kabupaten Malang Minggu 18 Januari 2026.
Rihlah spiritual dan intelektual ini dilaksanakan selama 14 hari dengan tujuan utama Mesir, Mekkah, dan Madinah, sebagai upaya memperkuat sanad keilmuan, memperdalam spiritualitas, serta meneladani jejak perjuangan Rasulullah SAW, para sahabat, dan ulama besar dunia Islam.
Perjalanan diawali dengan kunjungan ke Mesir, negeri yang dikenal sebagai pusat peradaban dan keilmuan Islam dunia. Di negeri para ulama ini, rombongan melakukan ziarah ke berbagai maqom ulama besar yang karya-karyanya hingga kini menjadi rujukan umat Islam lintas generasi. Selain itu, Mesir juga menjadi tempat bersemayamnya para dzurriyah Rasulullah SAW dan sahabat Nabi.
Di antara tokoh dzurriyah Rasulullah yang diziarahi adalah Sayyidina Husein RA serta Sayyidatina Nafisah, sosok perempuan mulia dari keturunan Rasulullah yang dikenal sebagai ahli ibadah dan ilmu.
Rombongan juga menziarahi maqom sahabat besar Rasulullah SAW, Amru bin Ash RA, penakluk Mesir dan tokoh penting dalam sejarah Islam.
Tidak hanya itu, Mesir juga menjadi tempat peristirahatan para ulama agung seperti Imam Waqi’, guru dari Imam Syafi’i, kemudian Imam Syafi’i sendiri, Imam Laits, Ibnu Athaillah as-Sakandari, serta Ibnu Athaillah al-Asqalani.
Rombongan juga menziarahi maqom Rabi’ah al-Adawiyah, ulama perempuan sufi yang masyhur dengan ajaran cinta ilahiyah dan keteladanan zuhudnya.
Mesir tercatat sebagai negeri lahirnya banyak karya monumental ulama yang hingga kini menjadi rujukan utama umat Islam, seperti Tafsir Jalalain, Al-Hikam, Bulughul Maram, Burdah, dan berbagai kitab klasik lainnya. Melalui ziarah ini, jamaah tidak hanya berdoa, tetapi juga menguatkan hubungan batin dengan para guru umat dan mata rantai keilmuan Islam.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Mekkah Al-Mukarramah untuk melaksanakan ibadah umroh. Selain menjalankan rangkaian ibadah di Masjidil Haram, jamaah juga melakukan ziarah ke maqom para tokoh di Ma’la serta napak tilas perjalanan haji Rasulullah SAW, sebagai upaya menghadirkan kembali semangat perjuangan dan keteladanan Nabi dalam ibadah dan kehidupan.
Rihlah ditutup dengan kunjungan ke Madinah Al-Munawwarah, kota mulia tempat bersemayamnya Rasulullah SAW. Di kota penuh cahaya ini, rombongan melaksanakan sowan kepada Rasulullah SAW di Raudhah, serta berziarah ke makam para sahabat yang gugur dalam Perang Uhud. Jamaah juga mengunjungi Bukit Uhud, yang menjadi saksi perjuangan dan tempat beristirahat Rasulullah SAW, serta lokasi bersejarah lainnya seperti tempat terjadinya Perang Khandaq. Ans



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?