Tasyakuran di Aula MAN 2 Kota Malang bersama jamaah Al-Khidmah
MALANG, JATIMSATUNEWS.COM — Ratusan aparatur sipil negara (ASN), guru madrasah, serta jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang mengawali tahun 2026 dengan menggelar majelis sholawat di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang, Kamis (1/1/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Achmad Shmapton, S.HI, M.Ag, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai simbol awal baru sekaligus penguatan peran Kemenag dalam pembinaan umat. Sejak tidak lagi membawahi urusan haji, Kemenag dinilai memiliki ruang lebih luas untuk fokus pada pelayanan keagamaan dan penguatan lembaga Islam di tengah masyarakat.
“Awal tahun 2026 ini kita ingin tampil dengan semangat baru. Kita lebih intens merawat masyarakat, termasuk merangkul jamaah majelis sholawat dan thariqah, agar bersama-sama memakmurkan kehidupan beragama,” ujar Achmad.
Ia menjelaskan, majelis sholawat tersebut mengacu pada tradisi Jamaah Al Hikmah, yang didirikan oleh almarhum KH Asrori Usman Al Ishaqi. Rangkaian kegiatan meliputi hadrul Quran, tahlil, serta maulid Nabi Muhammad SAW yang dikemas secara tertib dan khidmat.
“Sholawat ini tidak dikemas dengan hura-hura, tetapi dengan adab dan ketundukan kepada Allah SWT. Harapannya, keberkahan majelis ini dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Malang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd, menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi capaian sepanjang 2025 sekaligus penataan program dan kesiapan menghadapi tahun 2026.
“Hari pertama di tahun 2026 ini kami manfaatkan untuk evaluasi sekaligus doa bersama. Selain khatmil Quran yang rutin, kami menambah sholawat dan istighotsah sebagai ikhtiar spiritual menyongsong tahun yang lebih baik,” kata Samsudin.
Menurutnya, antusiasme peserta terlihat dari ratusan jamaah yang memadati aula MAN 2 Kota Malang dengan balutan busana putih. Kegiatan berlangsung kondusif dan penuh kekhidmatan.
Melihat respons positif tersebut, Samsudin membuka peluang menjadikan kegiatan tahun baru dengan sholawat sebagai agenda rutin ke depan.
“Ini kegiatan perdana, namun melihat suasananya yang luar biasa, tidak menutup kemungkinan akan menjadi tradisi menyambut tahun baru dengan sholawat,” pungkasnya. (raf)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?