| Walikota Malang bertindak sebagai Inspektur Upacara |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Kota Malang berlangsung khidmat pada Jumat pagi (3/1/2026). Bertempat di lapangan MAN 1 Kota Malang, momentum ini menjadi titik balik penguatan peran aparatur sipil negara (ASN) dalam menjaga harmoni sosial di tengah dinamika zaman yang kian kompleks.
Peringatan tahun ini terasa istimewa karena kehadiran Wali Kota Malang, Dr. Wahyu Hidayat, yang bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Kehadiran pimpinan daerah ini merupakan kali pertama dalam sejarah upacara HAB di Kota Malang yang dipusatkan di lingkungan Kementerian Agama tersebut. Kehadiran Walikota ini meneguhkan sinergi Kementerian Agama dan Pemerintah Kota yang semakin harmonis.
Prestasi akademik juga mendapat sorotan tajam; hampir 250 lebih siswa madrasah yang meraih juara di tingkat nasional dan internasional diberikan apresiasi khusus. Sebagaimana diketahui dalam dua tahun terakhir, madrasah di bawah naungan Kemenag Kota Malang konsisten menduduki jajaran terbaik di tingkat nasional.
Hadir dalam upacara tersebut, para pensiunan Kemenag, para mantan Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, anggota DPRD Kota Malang H. Imron, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kominfo, Kabag Kesra dan jajaran Forkopimda, serta seluruh unsur struktural dan fungsional Kemenag Kota Malang.
Fokus pada Kerukunan dan Transformasi Digital
Dalam amanat Menteri Agama bertajuk “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” yang dibacakannya, Wali Kota Malang menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan prasyarat utama pembangunan.
“Kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang mampu menggerakkan kemajuan,” ujar Wahyu Hidayat di hadapan ratusan peserta upacara.
Ia juga menyoroti peran strategis Kementerian Agama yang kini tidak hanya terbatas pada urusan peribadatan, tetapi juga meluas ke sektor pendidikan, ekonomi, hingga solusi atas persoalan bangsa. Di era Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA), ASN Kemenag dituntut untuk lebih lincah dan melek teknologi.
"Penguasaan teknologi secara beretika, termasuk kedaulatan terhadap Kecerdasan Buatan (AI), kini menjadi keniscayaan. ASN harus cepat melayani umat dengan empati dan integritas," tambahnya.
Rangkaian Acara yang Inklusif
Puncak acara peringatan HAB ke-80 di Kota Malang telah dimulai sejak awal tahun melalui serangkaian kegiatan yang memadukan spiritualitas dan sportivitas:
- 1 Januari 2026: Dzikir bersama Majlis Dzikir Thariqah al-Khidmah di MAN 2 Kota Malang.
- 2 Januari 2026: Khatmil Quran massal yang diikuti oleh seluruh elemen Kemenag.
- 3 Januari 2026: Upacara di MAN 1 Kota Malang
Sejak bulan Nopember, diadakan giat pendahuluan dengan lomba baca kitab antar-siswa (SD hingga SMA dan sederajat), lomba menulis bagi seluruh keluarga besar Kemenag hasil kolaborasi dengan JatimSatuNews, serta berbagai lomba olahraga yang menyenangkan bagi ASN.
| Kepala Kantor Kementerian Agama mengukuhkan pengurus PPKA |
Pengukuhan Pengurus dan Penghargaan
Sebelum upacara dimulai.
Mengawali giat Upacara, Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, Achmad Shampton, mengukuhkan pengurus Paguyuban Pensiunan Kementerian Agama periode 2025-2030 sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi para purnabakti.
Ditengah acara juga dilakukan dengan prosesi pemberian penghargaan Satyalancana Karya Satya oleh Walikota bagi pegawai dengan masa pengabdian 10, 20, hingga 30 tahun yang diberikan secara simbolis kepada Kepala Kantor, Kasi Pendma dan Penyelenggara Zawa.
Pemberian Apresiasi
Pemberian Apresiasi
Prestasi akademik juga mendapat sorotan tajam; hampir 250 lebih siswa madrasah yang meraih juara di tingkat nasional dan internasional diberikan apresiasi khusus. Sebagaimana diketahui dalam dua tahun terakhir, madrasah di bawah naungan Kemenag Kota Malang konsisten menduduki jajaran terbaik di tingkat nasional.
Hadir dalam upacara tersebut, para pensiunan Kemenag, para mantan Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, anggota DPRD Kota Malang H. Imron, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kominfo, Kabag Kesra dan jajaran Forkopimda, serta seluruh unsur struktural dan fungsional Kemenag Kota Malang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?