Banner Iklan

Mahasiswa UMM Kembangkan Steam Press Ecoprint, Solusi Produksi Lebih Efisien untuk UMKM

Rahmani Hafidzi
30 Januari 2026 | 21.25 WIB Last Updated 2026-01-30T14:25:06Z

 

Foto: Steam Press Ecoprint, alat yang dirancang oleh mahasiswa Teknik Industri UMM, Iqbal Rafif Yuliono (Sumber: Humas UMM)

MALANG, JATIMSATUNEWS.COM – Inovasi teknologi tepat guna kembali lahir dari lingkungan kampus. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil menghadirkan alat produksi ecoprint yang dinilai lebih efisien dan mampu meningkatkan kualitas hasil, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Inovasi tersebut berupa Steam Press Ecoprint, alat yang dirancang oleh mahasiswa Teknik Industri UMM, Iqbal Rafif Yuliono (angkatan 2023), bersama timnya. Teknologi ini dikembangkan melalui mata kuliah Perancangan dan Pengembangan Produk (P3) sebagai respons atas berbagai kendala yang masih dihadapi pelaku ecoprint di lapangan.

Iqbal menjelaskan, proses ecoprint yang selama ini digunakan UMKM umumnya masih bersifat manual atau mengandalkan sistem otomatis sederhana. Metode tersebut dinilai belum mampu menghasilkan warna dan detail motif yang konsisten, terutama saat produksi dalam jumlah banyak.

“Dari pengamatan kami, metode ecoprint yang ada sering kali menghasilkan warna yang kurang kuat dan motif tidak merata. Dari situ muncul ide untuk menggabungkan sistem manual dan otomatis dengan mesin press berbasis uap,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).

Berbeda dengan metode kukus konvensional, Steam Press Ecoprint memanfaatkan kombinasi panas, uap, dan tekanan melalui pelat logam pada mesin press. Sistem ini memungkinkan proses transfer warna dan motif ke kain berlangsung lebih optimal.

Hasil uji coba menunjukkan bahwa penggunaan uap bertekanan mampu menghasilkan warna yang lebih tajam dan motif yang lebih detail. Selain itu, konsistensi hasil juga lebih terjaga, terutama untuk produksi skala UMKM.

“Ketika dibandingkan dengan metode kukus biasa, warna ecoprint yang dihasilkan mesin ini jauh lebih keluar dan detail motifnya lebih jelas,” tambah Iqbal.

Alat tersebut telah diuji coba secara terbatas pada pelaku UMKM, salah satunya Kenikir Natural Ecoprint di Bululawang, Kabupaten Malang. Dari pengujian tersebut, Steam Press Ecoprint dinilai mampu meningkatkan kualitas visual kain sekaligus menjaga keseragaman hasil produksi.

Meski mengusung konsep efisiensi, alat ini tidak semata-mata mengejar kecepatan. Steam Press Ecoprint dirancang agar proses produksi dapat disesuaikan dengan tingkat kerumitan motif, sehingga pelaku usaha tetap dapat menghasilkan produk bernilai jual tinggi.

Selain itu, desain alat dibuat ramah bagi UMKM skala kecil dan fleksibel untuk berbagai jenis kain. Bahkan, beberapa material tertentu menunjukkan hasil motif yang lebih maksimal saat diproses menggunakan kombinasi uap dan tekanan.

Iqbal mengakui, peran dosen pembimbing sangat penting dalam proses pengembangan alat tersebut, terutama dalam menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap kebutuhan masyarakat. Ke depan, ia berharap Steam Press Ecoprint dapat dikembangkan dengan kapasitas lebih besar, struktur yang lebih kokoh, serta sistem pengoperasian yang semakin praktis.

“Yang terpenting jangan takut mencoba. Dari proses itulah kita belajar memahami masalah dan menemukan solusi yang benar-benar dibutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Industri UMM, Dr. Dana Marsetiya Utama, M.T., mengapresiasi inovasi mahasiswa tersebut. Ia menilai karya ini menjadi bukti keberhasilan pembelajaran berbasis praktik yang mendorong mahasiswa berpikir kritis dan solutif.

Menurutnya, Prodi Teknik Industri UMM terus mendorong agar karya mahasiswa tidak berhenti sebagai tugas akademik, melainkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya sektor UMKM.

“Kami ingin mahasiswa peka terhadap persoalan di sekitarnya dan berani menghadirkan solusi yang relevan melalui inovasi,” pungkasnya. (raf)

Sumber: Rilis Berita UMM


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa UMM Kembangkan Steam Press Ecoprint, Solusi Produksi Lebih Efisien untuk UMKM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now