Banner Iklan

Libatkan Oknum ASN, Aroma Perselingkuhan di Puskesmas Tutur Tercium Warga

Anis Hidayatie
08 Januari 2026 | 09.55 WIB Last Updated 2026-01-08T14:27:21Z


Mess kosong tempat penyidukan. Skandal Dugaan Asmara Oknum ASN Puskesmas Nongkojajar Resahkan Masyarakat

PASURUAN| JATIMSATUNEWS.COM: Dugaan skandal asmara yang melibatkan dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Puskesmas Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Aroma perselingkuhan yang menyeruak dari lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut dinilai meresahkan warga dan mencoreng citra institusi pelayanan publik.

Dua oknum ASN yang dimaksud masing-masing berinisial A (laki-laki) dan N (perempuan), yang diketahui merupakan staf bidan di Puskesmas Nongkojajar.

Keduanya disebut-sebut kerap terlihat berduaan, hingga akhirnya dipergoki pada Senin, 5 Januari 2025 oleh Kepala Puskesmas bersama sejumlah staf saat berada di sebuah asrama atau mess pegawai Puskesmas yang telah kosong selama kurang lebih empat bulan.

Peristiwa pemergokan tersebut seketika menjadi buah bibir. Menurut keterangan warga setempat pada media ini Kamis 8/1/2025 salah satu keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya menyatakan kebersamaan kedua oknum ASN tersebut bukan kali pertama terjadi.

“Kami sering melihat mereka berdua bersama, bahkan di waktu yang tidak semestinya. Ini menjadi pembicaraan di kalangan warga,” ungkapnya.

Informasi tersebut juga tidak dibantah petugas keamanan (security) puskesmas setempat.

Peristiwa tersebut semakin menyita perhatian publik lantaran kedua pihak merupakan ASN yang seharusnya menjadi figur teladan di lingkungan masyarakat, terlebih Puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan.

Dugaan perilaku tidak pantas ini dinilai berdampak serius terhadap kepercayaan masyarakat serta reputasi kelembagaan Puskesmas sebagai institusi pelayanan publik.

Warga tersebut menilai, apabila dugaan tersebut benar, maka tindakan tersebut tidak hanya mencerminkan sikap indisipliner, tetapi juga berpotensi melanggar etika dan sumpah sebagai ASN. Terlebih, berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, oknum bidan berinisial N diketahui telah memiliki suami yang juga berstatus ASN dan bertugas di puskesmas lain.

Warga tersebut berharap agar pihak terkait, baik Dinas Kesehatan maupun instansi pembina kepegawaian, dapat bersikap tegas dan transparan dalam menyikapi dugaan tersebut. Penanganan yang adil dan profesional dinilai penting guna menjaga marwah ASN serta memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal tanpa terganggu persoalan internal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Puskesmas maupun instansi terkait terkait dugaan skandal tersebut. Jin


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Libatkan Oknum ASN, Aroma Perselingkuhan di Puskesmas Tutur Tercium Warga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now