Banner Iklan

Keterbatasan Tak Merenggut Kebahagiaan

Admin JSN
02 Januari 2026 | 16.31 WIB Last Updated 2026-01-02T09:48:07Z

Keterbatasan Tak Merenggut Kebahagiaan

ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM: Berbicara tentang “menjadi bagian dari Madrasah” menggerakkan memori saya untuk memutar kembali kisah-kisah pahit yang pernah terpatri di pikiran saya. Sebagaimana rasa cemas dan gelisah yang terus-menerus mengikuti jejak langkah saya untuk merenggut kebahagiaan. Langkah kaki pun terasa semakin berat ketika melihat langkah teman-teman yang bisa bergerak bebas.

Rasa gelisah itu perlahan menghilang bersama canda tawa teman sekelas kala itu, menyadarkan saya bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk menempuh pendidikan seperti halnya siswa yang lain. Madrasah menjadi jalan petunjuk untuk menemukan bakat dan minat saya serta menjadi wadah untuk mengembangkan minat dan bakat tersebut. Seperti halnya menulis. Minat saya dalam menulis sangat didukung oleh teman-teman sampai berhasil menjuarai lomba. Saya dan teman-teman saling mendukung dan bahu membahu apabila ada teman yang membutuhkan, karena kelas saya sangat menjaga keharmonisan serta kekompakan.

Madrasah juga memberikan pelajaran-pelajaran yang sangat berarti untuk kehidupan saya, seperti halnya arti dari sikap ikhlas sesungguhnya. Saya sebagai manusia harus ikhlas dengan takdir yang sudah Tuhan tulis karena di balik takdir yang tak sesuai dengan apa yang diinginkan, pasti ada hikmah dari doa yang telah diucapkan di atas sajadah. Tak lupa pula salah satu hikmah yang jarang disadari, seperti halnya dikelilingi oleh manusia-manusia yang baik dan selalu memberikan dorongan serta motivasi untuk melanjutkan hidup dengan penuh rasa syukur.

Kesimpulannya, menjadi bagian dari Madrasah sangat membanggakan bagi saya. Selain dipertemukan dengan manusia yang sangat baik serta mengajarkan hal baik yang pasti selalu saya kenang dan bermanfaat bagi kehidupan. Madrasah juga mengajarkan pentingnya adab yang baik terhadap sesama manusia, bersifat universal dan tidak lekang oleh waktu atau usia. Seperti halnya nasihat dari Imam Ibn Al-Qayyim yang menekankan bahwa “Adab mengajar kita untuk memberikan hormat kepada semua, terlepas dari perbedaan dan kedudukan.”


Oleh : Thufaila Afkarina Hakim


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Keterbatasan Tak Merenggut Kebahagiaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now