Banner Iklan

Kelurahan Bendomungal Bertransformasi Total,Dari Permukiman Kumuh Menjadi Kawasan Wisata Terpadu

Admin Cyber
21 Januari 2026 | 20.42 WIB Last Updated 2026-01-21T13:51:33Z



Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa kunjungi wisata keluarga di bendomungal untuk peresmian kemudian mampir ke kota Pasuruan disambut hangat walikota mas Adi Wibowo beserta jajarannya 

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM

Wajah Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, kini mengalami perubahan total. Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kategori permukiman kumuh, kini menjelma menjadi kawasan wisata terpadu yang estetik, bersih, dan tertata rapi. Transformasi besar-besaran tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Rabu (21/1/2026).

Perubahan drastis ini merupakan hasil dari sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam meningkatkan kualitas lingkungan serta kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucurkan dana APBD Provinsi sebesar Rp 9,092 miliar untuk melakukan penataan kawasan secara menyeluruh, khususnya pada pemenuhan layanan dasar masyarakat.



Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai program strategis, mulai dari penyediaan akses air bersih bagi 1.820 kepala keluarga, pembangunan Tempat Pengolahan Sampah dengan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R), hingga pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebagai upaya meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan.

Program ini sekaligus menjadi solusi jangka panjang atas persoalan kesehatan dan kebersihan yang selama ini dihadapi warga Bendomungal.

Selain fokus pada layanan dasar, penataan infrastruktur lingkungan juga dilakukan secara komprehensif. Jalan-jalan lingkungan diperbaiki agar lebih nyaman dan aman, sistem drainase dibangun dan diperkuat untuk mengatasi genangan air, serta ruang terbuka hijau (RTH) disiapkan sebagai ruang publik yang ramah bagi warga. Tak ketinggalan, gapura kawasan yang megah kini berdiri sebagai simbol wajah baru Bendomungal yang lebih modern dan berdaya saing.

Hasil dari penataan tersebut kini dapat dirasakan langsung oleh sekitar 2.372 warga Kelurahan Bendomungal. Lingkungan yang sebelumnya sempit, kumuh, dan minim fasilitas, kini berubah menjadi kawasan yang tertata, sehat, dan memiliki nilai estetika tinggi.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga turut berperan aktif dalam mendukung program tersebut. Melalui APBD kabupaten, Pemkab Pasuruan mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta penguatan sanitasi lingkungan warga. 

Langkah ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara merata.

Wakil Bupati Pasuruan, K.H.M. Shobih Asrori atau yang akrab disapa Gus Shobih, menyampaikan rasa haru dan syukurnya atas perubahan signifikan yang terjadi di Bendomungal. Menurutnya, kawasan tersebut menjadi prioritas penanganan karena letaknya yang sangat strategis, berada di jantung ibu kota Kabupaten Pasuruan, yakni Bangil.

“Permasalahan di Bendomungal ini bukan hanya persoalan infrastruktur semata, tetapi juga menyangkut akses layanan dasar masyarakat perkotaan. Alhamdulillah, hari ini kita bisa melihat langsung hasilnya. Status kumuhnya sudah hilang, bahkan kini muncul nilai tambah bagi kawasan dan masyarakat,” ujar Gus Shobih.

Ia menambahkan, pascapenataan kawasan, Bendomungal berkembang menjadi destinasi wisata religi sekaligus wisata keluarga. Kehadiran kawasan wisata ini dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian warga sekitar, mulai dari pelaku UMKM, pedagang kecil, hingga jasa pendukung lainnya.



Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa program penataan kawasan kumuh merupakan bagian dari upaya menciptakan hunian yang sehat dan layak huni bagi masyarakat. Menurutnya, lingkungan yang sehat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga.

Tujuan dari program ini adalah agar masyarakat dapat tinggal di lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman. Saya titip kepada seluruh warga Bendomungal, fasilitas yang sudah dibangun ini tolong dijaga dan dirawat bersama agar tetap bersih dan asri,” tegas Khofifah saat meninjau langsung lokasi penataan kawasan.

Khofifah juga berharap keberhasilan penataan Kelurahan Bendomungal dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menangani kawasan permukiman kumuh, khususnya di wilayah perkotaan. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, kawasan yang sebelumnya bermasalah dapat disulap menjadi ruang hidup yang produktif dan bernilai ekonomi.

Dengan diresmikannya kawasan ini, Kelurahan Bendomungal diharapkan tidak hanya menjadi permukiman yang sehat dan layak huni, tetapi juga menjadi ikon baru wisata berbasis lingkungan dan religi di Kabupaten Pasuruan, sekaligus simbol keberhasilan pembangunan yang berorientasi pad aku a kesejahteraan rakyat.(DM)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kelurahan Bendomungal Bertransformasi Total,Dari Permukiman Kumuh Menjadi Kawasan Wisata Terpadu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now