![]() |
| Korban hilang adik El Barra Zavian telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh warga Panggungrejo saat sedang mencari ikan. |
PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM
Kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB, ketika hujan dengan intensitas deras mengguyur Kota Pasuruan. Saat itu korban berada di ruang tamu rumah bersama ibunya. Sekitar pukul 16.30 WIB, ibu korban meninggalkan anaknya selama kurang lebih lima menit untuk mengambil makanan, dengan kondisi seluruh pintu rumah telah dikunci.
Namun, setibanya kembali ke ruang tamu, ibu korban Farha Wildatul Warha (17), korban mendapati anaknya sudah tidak berada di tempat. Salah satu pintu rumah diketahui dalam kondisi terbuka sedikit. Panik dengan kondisi tersebut, pihak keluarga segera melakukan pencarian di sekitar rumah, namun korban tidak ditemukan.
Orang tua korban kemudian mengindikasikan kemungkinan anak terperosok ke dalam gorong-gorong di belakang rumah yang alirannya bermuara ke Sungai Gembong. Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi hujan yang menyebabkan aliran air di selokan cukup deras.
Laporan kejadian diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS PB) BPBD Kota Pasuruan pada pukul 16.40 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kota Pasuruan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan upaya pencarian dan penyisiran disekitar Selokan
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Pasuruan, Basarnas, SAR Kota, Bagana, ILKP, Babinsa, Tagana, Polairud, TNI-POLRI, Bhabinkamtibmas, serta dibantu warga sekitar, langsung melakukan penyisiran di area rumah korban, gorong-gorong, hingga aliran menuju Sungai Gembong. Proses pencarian sempat mengalami kendala akibat kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Setelah dilakukan pencarian sejak sore hingga malam hari, korban akhirnya ditemukan pada Minggu pagi (4/1/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di wilayah Panggungrejo. Korban ditemukan oleh seorang Nelayan Akhmad yang sedang mencari kerang di sekitar muara sungai ke laut Korban ditemukan dalam keadaan kaku Terpendam lumpur di sekujur tubuhnya
Selanjutnya korban dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawah ke RSUD dr.R. Soedarsono (RS Purut), Jl.dr.Wahidin Sudirohusodo No.1-4 Purutrejo,Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, untuk dilakukan penanganan dan pemeriksaan medis lebih lanjut (otopsi).
Koordinator Lapangan Basarnas, Eko, menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban, maka kegiatan pencarian secara resmi ditutup. Penutupan Apel operasi pencarian dilakukan pada pukul 09.45 WIB. Dalam arahannya, Koordinator Lapangan mengimbau seluruh personel yang terlibat agar kembali dengan tertib dan tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.(DM)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?