Wali Kota Malang Wahyu Hidayat santap siang bersama DPRD, Dika Pemilik Warung Mekar Jaya berdiri
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Momen peresmian Gedung Parkir Kayutangan oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat tidak hanya menjadi penanda penataan kawasan heritage Kota Malang, tetapi juga menghadirkan kisah inspiratif dari pelaku usaha kuliner lokal. Di sela agenda tersebut, Wahyu Hidayat berkesempatan mencicipi hidangan andalan Warung Mekar Jaya, yang langsung mendapat apresiasi dari orang nomor satu di Kota Malang.
Wali Kota Wahyu Hidayat menikmati sajian menu istimewa yang disiapkan khusus oleh Warung Mekar Jaya. Kolaborasi dengan Dekranasda ( Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Malang) Tak hanya makanan, pengelola juga menghadirkan minuman spesial, menciptakan olahan prodak minuman unik berupa jahe yang dicampur dengan daun mint dan soda, sebagai bentuk sambutan atas kunjungan Wali Kota dan rombongan.
Usai mencicipi hidangan, Walikota Wahyu Hidayat menyampaikan review positif terhadap cita rasa menu makanan yang disajikan. Ia menilai rasa dan perpaduan bumbu yang gurih terasa pas serta nyaman di lidah.
“Rasa dan perpaduannya pas, enak sekali, dagingnya empuk, nasi nya gurih ada aroma daun jeruk,” ungkap Wahyu Hidayat.
Menu andalan Warung Mekar Jaya adalah Nasi Genjes, singkatan dari “nasi gurih teri daun jeruk segar”sajian khas WMJ perpaduan unik dari ikan teri dan daun jeruk segar, menghadirkan cita rasa sederhana namun kuat. Dengan harga terjangkau mulai Rp10.000 hingga Rp25.000, menu ini menjadi favorit berbagai kalangan.
Owner Warung Mekar Jaya, Andhika Aulia Permana atau Dika dan Briantama Maulana atau Alvin, mengaku bangga dan bahagia atas kunjungan Wali Kota Malang ke outletnya. Menurutnya, perhatian kepala daerah menjadi motivasi besar bagi UMKM kuliner untuk terus berkembang.
“Terima kasih Pak Wali Kota sudah berkenan mampir ke outlet kami. Kami sangat berharap mendapatkan dukungan agar Warung Mekar Jaya dapat membuka outlet di kawasan Kayutangan,” tutur Dika dan Alvin.
Dika menuturkan, saat ini Warung Mekar Jaya telah memiliki cabang di Soekarno Hatta dan Klojen (Malang), serta di Yogyakarta dan Jember. Ia juga membagikan perjalanan hidupnya yang sempat menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya hingga semester sembilan jurusan teknik, sebelum akhirnya memilih menekuni dunia kuliner.
“Awalnya saya kuliah teknik, tapi ternyata rezekinya di kuliner. Akhirnya fokus sampai sekarang,” ujarnya seraya menyebut para timnya juga rerata sarjana dari berbagai kampus di kota Malang.
Kunjungan Wali Kota Malang ke Warung Mekar Jaya di tengah peresmian Gedung Parkir Kayutangan menjadi simbol sinergi antara penataan infrastruktur dan penguatan ekonomi kreatif. Kehadiran UMKM kuliner lokal diharapkan dapat semakin menghidupkan kawasan Kayutangan sebagai destinasi wisata yang tertata, ramah, dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan Kota Malang yang inklusif dan berkelanjutan. Ans



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?