Banner Iklan

Humas UMM Borong Dua Penghargaan di Anugerah Diktisaintek 2025

Rahmani Hafidzi
19 Desember 2025 | 18.51 WIB Last Updated 2025-12-19T11:51:22Z

Penghargaan Anugerah Diktisaintek 2025 kepada Humas Universitas Muhammadiyah Malang

MALANG, JATIMSATUNEWS.COM – Humas Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meraih prestasi nasional dengan membawa pulang dua penghargaan dalam ajang Anugerah Diktisaintek 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Kamis (19/12/2025).

Pada ajang tersebut, Humas UMM meraih silver medal untuk kategori pengelolaan laman serta bronze medal pada kategori pengelolaan media sosial. Penghargaan ini menegaskan konsistensi kinerja Humas UMM dalam pengelolaan informasi dan komunikasi publik perguruan tinggi.

Kepala Humas UMM, Maharina Novia Zahro, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti keberlanjutan performa tim humas UMM dalam menyampaikan informasi pendidikan tinggi kepada masyarakat.

“Setiap tahun kami berhasil meraih penghargaan Anugerah Diktisaintek. Tahun ini kami bersyukur dapat mempertahankan dua penghargaan sekaligus,” ujarnya.

Menurut Maharina, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah atas strategi komunikasi UMM yang sejalan dengan kebijakan Kemdiktisaintek, termasuk dalam menyosialisasikan program Kampus Berdampak. Ia menekankan pentingnya strategi publikasi yang terukur dan relevan dengan kebutuhan publik.

Humas UMM, lanjutnya, mengembangkan konten yang menyesuaikan karakter audiens, khususnya generasi muda. Platform digital seperti Instagram dan TikTok dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi secara kreatif, tanpa meninggalkan substansi ilmiah dan nilai kebermanfaatan.

“Kami ingin konten UMM bisa diterima masyarakat luas. Tetap informatif, tapi juga relevan dengan tren,” katanya.

Selain itu, Humas UMM secara aktif mempublikasikan berbagai program berdampak, termasuk inovasi dan hasil hilirisasi riset yang dikembangkan melalui Direktorat Saintek UMM. Berbagai program pengabdian masyarakat telah dijalankan di berbagai wilayah Indonesia, salah satunya melalui Program Profesor Penggerak Pembangunan Masyarakat (P3M) yang berfokus pada penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem di Nusa Tenggara Timur.

Maharina menegaskan capaian ini menjadi motivasi bagi Humas UMM untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun dampak nyata bagi masyarakat.

“Ini bukan tujuan akhir. Justru menjadi dorongan bagi kami untuk terus menyebarkan informasi yang berdampak bagi Indonesia,” pungkasnya.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Humas UMM Borong Dua Penghargaan di Anugerah Diktisaintek 2025

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now