Tiga program tersebut meliputi tempat sampah zero waste dengan desain kreatif untuk memudahkan pemilahan organik dan anorganik, lampu penerangan tenaga surya yang membuat Boezem tetap terang tanpa menambah beban listrik, serta papan informasi (sign system) berisi imbauan dan pengetahuan ekosistem Boezem. Fasilitas ini tidak hanya memperbaiki tata kelola kawasan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Menurut Pungky Febi Arifianto, S.Sn., M.Sn., selaku Dosen Pembimbing Lapangan, program ini lebih dari sekadar membangun sarana fisik. “Ketika fasilitas ramah lingkungan tersedia, perilaku masyarakat bisa diarahkan. Inovasi kecil ini memberi pesan kuat bahwa menjaga Boezem adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ketua Tim KKN, M. Naufal Ramadhan, menambahkan bahwa keberhasilan program ditentukan oleh keterlibatan pengunjung. “Kami hanya memulai dengan menyediakan sarana. Dampaknya akan nyata bila semua ikut memelihara. Boezem ini bisa menjadi ruang hijau sekaligus ruang belajar peduli lingkungan,” jelasnya
Salah satu pengunjung Boezem, M. Rivandi Isnaini, mengaku merasakan dampak nyata dari perubahan ini. “Sekarang Boezem jauh lebih rapi, bersih, dan aman bahkan di malam hari. Fasilitasnya membuat nyaman beraktivitas sekaligus mengingatkan kami agar tidak sembarangan membuang sampah,” ungkapnya.
Kegiatan KKNB ini juga sejalan dengan visi UPNVJT sebagai kampus hijau berkelanjutan. Tahun lalu, UPNVJT mencatat prestasi membanggakan dalam UI GreenMetric World University Ranking 2024 dengan pencapaian 3/5 Trees Rating, menempati peringkat 52 dari 183 perguruan tinggi di Indonesia, serta 490 dari 1.477 perguruan tinggi di dunia. Universitas ini bahkan dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Baru Terbaik dalam keikutsertaan UI GreenMetric.
Prestasi tersebut mencerminkan komitmen UPNVJT dalam menciptakan lingkungan kampus yang hijau sekaligus mendukung agenda global keberlanjutan. Program KKNB di Boezem menjadi bukti nyata bahwa dedikasi tersebut diwujudkan tidak hanya melalui kebijakan universitas, tetapi juga lewat aksi nyata mahasiswa.
Dengan wajah baru Boezem yang lebih bersih, terang, dan edukatif, UPNVJT berharap kawasan ini menjadi simbol komitmen kampus dalam menjawab tantangan global, sekaligus ruang publik yang memberi manfaat positif bagi civitas akademika maupun masyarakat luas.
KKN Berdampak ini juga memperlihatkan bahwa perubahan nyata dapat dimulai dari dalam kampus. Kehadirannya telah memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, dosen, dan seluruh warga UPNVJT, sebelum nantinya meluas memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Penulis : Pungky Febi Arifianto, S.Sn., M.Sn., Lintang Kusuma Putra, Nabila Dinda Safitri, Muhammad Abdul Jabbar, Vito Zain Haryono, Sharron Amalia Yutkon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?