TULUNGAGUNG | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Tahun 2026 di Desa Sukowidodo menggelar edukasi pemanfaatan sampah botol bekas air mineral menjadi pot tanaman. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Desa Sukowidodo, Senin (9/8/2026).
Program yang diinisiasi oleh Divisi Lingkungan dan Kesehatan tersebut diikuti oleh 30 siswa kelas VI MI Al Falah Sukowidodo. Para siswa dibagi menjadi enam kelompok, dengan masing-masing kelompok mendapatkan dua botol bekas air mineral untuk dikreasikan menjadi pot tanaman.
Selain mengajarkan pemanfaatan barang bekas, mahasiswa KKN juga mengajak para siswa bermain dan bereksperimen dengan warna. Setiap kelompok mendapatkan tiga warna primer yang digunakan untuk mewarnai botol bekas. Para siswa kemudian diajak mencampurkan warna primer tersebut untuk mengenal proses terbentuknya warna baru.
Koordinator Divisi Lingkungan dan Kesehatan, Muhamad Dandi Hamada mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada siswa mengenai pemanfaatan barang bekas sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi para siswa tentang pemanfaatan botol bekas, juga untuk mengurangi sampah botol yang berserakan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MI Al Falah, Bapak Prima Setia Amiruddin, M.Pd. mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN tersebut. Menurutnya, kegiatan di luar kelas seperti ini dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memberikan edukasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk pembelajaran yang asyik di luar kelas. Edukasi seperti ini nantinya tidak hanya bermanfaat di sekolah, tetapi juga bisa diterapkan oleh anak-anak di rumah,” ungkapnya.
Melalui praktik secara langsung, siswa diajak memahami bahwa botol plastik bekas tidak selalu harus berakhir sebagai sampah. Dengan kreativitas, barang yang sudah tidak terpakai dapat diolah kembali menjadi benda yang memiliki nilai guna.
Setelah selesai dicat, botol-botol tersebut akan dimanfaatkan sebagai pot tanaman. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam menanamkan kesadaran menjaga lingkungan kepada siswa sejak dini, sekaligus mendorong mereka untuk lebih kreatif dalam mengolah sampah di lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme dari para siswa. Selain memperoleh pengalaman baru dalam mengolah barang bekas, siswa juga mendapatkan pembelajaran mengenai pencampuran warna melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?