Banner Iklan

Senator DPD RI Lia Istifhama Tegaskan APBN Sehat Harus Dijaga dengan Pengawasan Ketat, Tepat Sasaran dan Berpihak pada Rakyat

Admin JSN
09 Juli 2026 | 13.43 WIB Last Updated 2026-07-09T06:43:28Z
Anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sehat merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sehat merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Karena itu, pengelolaan fiskal harus dilakukan secara hati-hati, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menurut keponakan Gubernur Khofifah ini dinamika pembahasan APBN, termasuk kritik yang disampaikan DPR kepada pemerintah, merupakan bagian dari mekanisme demokrasi yang sehat. Fungsi pengawasan legislatif diperlukan untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara benar-benar digunakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.

"Pengawasan terhadap APBN bukan semata mencari kekurangan, tetapi memastikan anggaran negara memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kritik yang konstruktif justru menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola keuangan negara," ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Politikus biasa dipanggil Ning Lia ini menjelaskan, pemerintah perlu menjaga defisit APBN secara terukur agar tetap berada dalam koridor yang aman bagi perekonomian nasional. Dengan pengelolaan fiskal yang disiplin, pemerintah memiliki ruang yang cukup untuk menjalankan berbagai program prioritas tanpa mengganggu stabilitas ekonomi.

Menurutnya, setiap kebijakan belanja negara harus mempertimbangkan prinsip kehati-hatian sehingga anggaran tidak hanya terserap secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menilai sektor pendidikan dan pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama dalam penyusunan maupun pelaksanaan APBN. Investasi pada kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan merupakan modal penting bagi daya saing bangsa di masa depan.

"Anggaran negara harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik tidak boleh dikorbankan karena merupakan investasi jangka panjang untuk kemajuan Indonesia," tegasnya.

Selain itu, Ning Lia menambahkan bahwa pengelolaan fiskal yang baik akan memberikan kepastian bagi dunia usaha, menjaga kepercayaan investor, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.

Menurutnya, keseimbangan antara belanja negara yang produktif, pengelolaan defisit yang terkendali, dan pengawasan yang efektif menjadi kunci agar APBN tetap sehat serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

"APBN adalah instrumen penting untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara bertanggung jawab, transparan, dan selalu berpihak pada kepentingan rakyat," jelas Ning Lia Istifhama.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Senator DPD RI Lia Istifhama Tegaskan APBN Sehat Harus Dijaga dengan Pengawasan Ketat, Tepat Sasaran dan Berpihak pada Rakyat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?