Banner Iklan

Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur Gandeng UIN Malang Cetak Pembimbing Haji Profesional Berbasis Layanan Kesehatan

M. Kholilur Rohman
20 Juli 2026 | 19.36 WIB Last Updated 2026-07-20T12:36:14Z

Foto: Dokumentasi bersama 

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dalam pengembangan sumber daya manusia bidang penyelenggaraan ibadah haji. Kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan jamaah melalui penyelenggaraan sertifikasi pembimbing manasik haji profesional, serta penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, M.A., menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dengan UIN Malang yang telah ditandatangani pada Februari 2026.

Menurutnya, kolaborasi ini juga menjadi implementasi salah satu program unggulan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Kerja sama ini bukan hanya tentang sertifikasi pembimbing manasik haji, tetapi juga upaya membangun ekosistem pengembangan SDM haji yang lebih profesional, berbasis keilmuan, dan berorientasi pada pelayanan jamaah," ujarnya.

Prof. Abdul Hamid menambahkan, Fakultas Kedokteran UIN Malang memiliki distingsi di bidang pelayanan kesehatan haji dan umrah. Berbekal pengalaman hampir satu dekade dalam pendampingan kesehatan jamaah, fakultas tersebut dinilai siap berkontribusi dalam mencetak pembimbing dan pendamping haji yang tidak hanya memahami aspek fikih dan manasik, tetapi juga memiliki kompetensi dalam pelayanan kesehatan.

Ia mengungkapkan, UIN Malang menawarkan dua keunggulan utama dalam program sertifikasi pembimbing manasik haji profesional. Pertama, pendekatan ramah lansia melalui sinergi antara Fakultas Kedokteran dan Fakultas Psikologi untuk meningkatkan kualitas pendampingan jamaah lanjut usia. Kedua, pendekatan kesehatan yang komprehensif sehingga para pembimbing memiliki kemampuan mendampingi jamaah dari aspek ibadah sekaligus kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Sementara itu, Penjabat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Dr. Mohammad As'adul Anam, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kontribusi UIN Malang, khususnya Fakultas Kedokteran, dalam mendukung pelayanan kesehatan jamaah haji. Ia juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Malang yang selama ini turut membantu penyelenggaraan ibadah haji.

Menurutnya, sektor haji dan umrah masih memiliki ruang pengembangan yang sangat luas sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami aspek keagamaan, tetapi juga memiliki kompetensi manajerial dan pelayanan yang baik.

"UIN Malang memiliki keunggulan karena mampu mengintegrasikan aspek manajemen, spiritualitas, dan pelayanan kesehatan. Integrasi inilah yang menjadi modal penting dalam mencetak pembimbing dan pendamping haji profesional yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah," katanya.

Melalui penandatanganan PKS ini, kedua institusi berkomitmen menghadirkan berbagai program kolaboratif yang berorientasi pada peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Kerja sama tersebut diharapkan mampu melahirkan pembimbing dan pendamping haji profesional yang tidak hanya kompeten dalam membimbing pelaksanaan ibadah, tetapi juga mampu memberikan pelayanan kesehatan dan pendampingan yang humanis sesuai kebutuhan jamaah, terutama kelompok lanjut usia.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur Gandeng UIN Malang Cetak Pembimbing Haji Profesional Berbasis Layanan Kesehatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now