Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)
SDG 11 – Sustainable Cities and Communities
SDG 12 – Responsible Consumption and Production
SDG 17 – Partnerships for the Goals
![]() |
| Gambar 1. Dokumentasi Pemaparan Ecobrick Sumber : Data Pribadi |
SIDOARJO, 10 JULI 2026 | JATIMSATUNEWS.COM - Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur kembali melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai wujud implementasi Tridarma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan bertajuk "Implementasi Ecobrick sebagai Plastic Waste Solution dalam Mewujudkan Sustainable Environment di Desa Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo," tim dosen Fakultas Teknik dan Sains memberikan edukasi kepada warga mengenai pengelolaan sampah plastik melalui pembuatan ecobrick sebagai salah satu solusi ramah lingkungan yang mendukung terciptanya lingkungan berkelanjutan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Sains UPN "Veteran" Jawa Timur yang terdiri atas Aulia Dewi Fatikasari, S.T., M.T., Primasari Cahya Wardhani, S.Si., M.Sc., dan Achmad Dzulfiqar Alfiansyah, S.T., M.T. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa, yaitu Muhammad Rafa Andika, Pavita Kevalasetya Kalyana, Kafa Billah Soamole, dan Zulfian Dwi Roziki, sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa ini menjadi wujud sinergi perguruan tinggi dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memberikan solusi terhadap permasalahan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
Permasalahan sampah plastik masih menjadi tantangan dalam menjaga kualitas lingkungan. Plastik merupakan material yang sulit terurai secara alami sehingga berpotensi mencemari tanah, sungai, dan perairan, bahkan dapat mengganggu kesehatan manusia akibat paparan mikroplastik. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah secara tepat dan berkelanjutan.
![]() |
| Gambar 2. Dokumentasi Pemaparan Ecobrick Sumber : Data Pribadi |
Melalui kegiatan ini, warga Desa Masangan Kulon memperoleh edukasi mengenai konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) sebagai dasar pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Tim pengabdian menjelaskan bahwa pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pemanfaatan kembali material yang masih layak digunakan, serta proses daur ulang merupakan langkah penting dalam mengurangi timbulan sampah plastik di lingkungan. Salah satu bentuk implementasi konsep tersebut adalah pembuatan ecobrick, yaitu teknik memanfaatkan limbah plastik dengan cara memasukkan potongan plastik yang telah dibersihkan dan dikeringkan ke dalam botol plastik hingga padat sehingga menghasilkan media yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan furnitur sederhana maupun sarana pendukung lainnya.
Selain memperoleh materi mengenai pengelolaan sampah plastik, warga juga mendapatkan pelatihan mengenai jenis-jenis plastik yang dapat digunakan sebagai bahan baku ecobrick, seperti bungkus makanan ringan, kantong plastik, kemasan sachet, bubble wrap, sedotan plastik, serta berbagai jenis plastik fleksibel lainnya. Tim pengabdian menekankan bahwa plastik yang digunakan harus dalam kondisi bersih, kering, dan bebas dari sisa makanan agar menghasilkan ecobrick yang berkualitas.
Pada sesi praktik, warga diajak mempraktikkan secara langsung seluruh tahapan pembuatan ecobrick, mulai dari memilah sampah plastik, mencuci dan mengeringkan bahan, memotong plastik menjadi ukuran yang lebih kecil, hingga memadatkannya ke dalam botol menggunakan alat bantu. Tim pengabdian juga menjelaskan standar kepadatan ecobrick serta pentingnya menjaga keselamatan kerja dan kebersihan selama proses pembuatan agar produk yang dihasilkan memenuhi kualitas yang diharapkan.
Antusiasme warga Desa Masangan Kulon terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga mengikuti setiap sesi dengan aktif, mulai dari penyampaian materi, diskusi, hingga praktik pembuatan ecobrick. Melalui kegiatan ini, warga tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan sampah plastik, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi timbulan sampah di lingkungan tempat tinggal.
Tim pengabdian berharap pelatihan ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah plastik merupakan tanggung jawab bersama. Pembuatan ecobrick diharapkan menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan oleh setiap rumah tangga untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah dari limbah plastik yang sebelumnya tidak dimanfaatkan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen UPN "Veteran" Jawa Timur dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui peningkatan kualitas lingkungan permukiman, Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R, serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, UPN "Veteran" Jawa Timur terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen menghasilkan inovasi sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Diharapkan, kegiatan edukasi dan pelatihan pembuatan ecobrick ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab serta mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Desa Masangan Kulon.
Penulis : Pavita Kevalasetya Kalyana dan Zulfian Dwi Roziki, Mahasiswa




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?