Banner Iklan

Dekan FBiPK UB Terima Penghargaan Gubernur Jatim, Komitmen Lestarikan Hutan Berbuah

Anis Hidayatie
19 Juni 2026 | 10.35 WIB Last Updated 2026-06-19T03:36:24Z

 

Dekan Fakultas Bioindustri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Mangku Purnomo, S.P., M.Si., Ph.D., menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Dedikasi dunia akademik dalam mendukung pengembangan perhutanan sosial di Jawa Timur kembali mendapat apresiasi. Dekan Fakultas Bioindustri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Mangku Purnomo, S.P., M.Si., Ph.D., menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur atas kontribusinya dalam pendampingan literasi serta penelitian pengembangan perhutanan sosial di provinsi tersebut. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung pada puncak Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 yang mengusung tema "Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera". Kegiatan ini menjadi wadah memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan Kelompok Tani Hutan (KTH) dalam mewujudkan tata kelola hutan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan. 

Acara tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Perhutanan Sosial, Catur Endah Prasetiani, bersama berbagai pemangku kepentingan sektor kehutanan dari seluruh Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memperkuat hilirisasi produk berbasis hutan. Menurutnya, sebagai provinsi dengan kawasan perhutanan sosial terluas di Indonesia, Jawa Timur membutuhkan dukungan riset, inovasi, dan pendampingan akademisi agar pengelolaan hutan semakin produktif, inovatif, dan berkelanjutan. 

Penghargaan yang diterima Prof. Mangku menjadi bentuk pengakuan atas kiprahnya dalam mengembangkan perhutanan sosial melalui berbagai kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan kapasitas dan literasi bagi kelompok-kelompok pengelola hutan di berbagai wilayah Jawa Timur. 

Prof. Mangku menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang selama ini konsisten membangun ekosistem perhutanan sosial.

"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh pihak yang terus bergerak bersama mendukung pengembangan perhutanan sosial di Jawa Timur. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menghadirkan riset dan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan," ujarnya. 

Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai penghasil ilmu pengetahuan yang mampu menjembatani kepentingan pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui riset dan inovasi yang aplikatif, akademisi diharapkan terus menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Semangat tersebut sejalan dengan visi yang diusung FBiPK Universitas Brawijaya, yakni mendorong pembangunan berbasis sumber daya alam yang tetap mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem perhutanan sosial yang tangguh, berdaya saing, serta mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian hutan. Ans


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dekan FBiPK UB Terima Penghargaan Gubernur Jatim, Komitmen Lestarikan Hutan Berbuah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now