Banner Iklan

UMM Satu-satunya Kampus Swasta di Malang Raya Borong Pendanaan PPK Ormawa Nasional 2026

Admin JSN
29 Mei 2026 | 17.09 WIB Last Updated 2026-05-29T10:12:19Z
Empat tim Ormawa Universitas Muhammadiyah Malang lolos pendanaan nasional dalam PPK Ormawa 2026./dok.UMM

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menunjukkan komitmennya dalam mencetak agen perubahan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Terbaru, empat tim Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Kampus Putih secara resmi dinyatakan lolos pendanaan nasional dan diapresiasi dalam Program Penguatan Kapasitas (PPK) Ormawa 2026.

Torehan ini diterima dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

UMM juga menjadi satu-satunya kampus swasta di Malang Raya yang lolos program pendanaan tersebut. Maka, capaian ini menjadi bukti konkret bahwa mahasiswa UMM tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga mampu menghadirkan solusi inovatif dan aplikatif untuk menjawab tantangan riil di akar rumput.

Kepala Bagian Minat dan Bakat Kemahasiswaan UMM, Ir. Ary Bakhtiar, SP., M.Si., IPM., ASEAN Eng., menjelaskan bahwa raihan membanggakan ini merupakan buah dari proses seleksi dan pendampingan panjang.

Proses tersebut dimulai sejak akhir tahun lalu guna menyaring ratusan pendaftar hingga terpilih proposal terbaik. Ia memaparkan, bahwa pihak kampus melakukan seleksi ketat secara bertahap dan mengadakan pemusatan latihan bagi sepuluh tim unggulan, sebelum akhirnya empat proposal sukses menembus seleksi nasional.

"Kami memastikan mahasiswa tidak dilepas begitu saja. Pendampingan komprehensif kami berikan sejak tahap awal penyusunan proposal, di mana tim ahli kampus turun langsung membantu mematangkan ide dan rasionalisasi program," ungkap Ary pada rilis UMM Jumat (29/5).

"Puncaknya, tim-tim unggulan ini kami tarik masuk ke tahap camp atau karantina khusus. Di masa karantina inilah seluruh gagasan mereka digembleng dan dimantapkan secara intensif, sehingga inovasi yang dibawa tidak hanya bagus di atas kertas, tetapi benar-benar aplikatif dan siap dieksekusi di desa," imbuhnya.

Gagasan yang berhasil lolos didanai mengusung fokus pada pemberdayaan potensi lokal berbasis teknologi. Beberapa inovasi tersebut di antaranya diusung oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Agribisnis (HIMAGRI) melalui program CRAFT-HUB, yakni inovasi dan strategi digital marketing berbasis business incubation tanaman mendong untuk mewujudkan sentra wirausaha produk kreatif di Desa Blayu.

Kemudian, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan (BEM FPP) UMM turut lolos dengan merancang Smart Multifunctional Fermentor berbekal sistem karbonasi terkontrol guna meningkatkan mutu dan nilai tambah kopi petani di Desa Klampok.

Lalu, Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan (HIMATEKPA) berfokus mewujudkan Desa Sukolelo menjadi kawasan eduwisata terintegrasi sumber segaran dan kampung herbal melalui capacity building dan optimalisasi budidaya menggunakan Internet of Things (IoT).

Terkait ragam inovasi tersebut, Ary menegaskan bahwa pendampingan mahasiswa harus berfokus pada penciptaan nilai tambah ekonomi dan keberlanjutan usaha masyarakat.

"Secara garis besar, inovasi yang diterapkan adalah kita tidak hanya membantu mem-branding desa, melainkan juga menitikberatkan bagaimana keberlanjutan dari program ini menjadi salah satu tumpuan utama desa tersebut," tegasnya.

Wakil Rektor III UMM, Dr. Nur Subeki, ST., MT., juga berpesan agar keberhasilan meraih pendanaan ini dimaknai sebagai langkah awal. Baginya, esensi utama dari pencapaian ini adalah memastikan keberlanjutan program demi kesejahteraan masyarakat desa yang didampingi.

"Jadi, pendampingan yang berkesinambungan menjadikan program ini tidak hanya sekadar lolos seleksi dan didanai. Lebih dari itu, bagaimana nanti program ini sangat berdampak pada masyarakat, utamanya bagi keberlanjutan usaha yang ada di lingkungan yang di-support oleh Belmawa dan juga UMM," tandas Subeki. ***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • UMM Satu-satunya Kampus Swasta di Malang Raya Borong Pendanaan PPK Ormawa Nasional 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now