Banner Iklan

Rektor UIN Malang Prof Ilfi Terima Dukungan Langsung Wamenkes Percepat Pengembangan Rumah Sakit Pendidikan dan Fakultas Kedokteran

Anis Hidayatie
07 Mei 2026 | 19.17 WIB Last Updated 2026-05-07T12:17:49Z


Rektor UIN Malang Ning Ilfi didampingi Warek 2 Dr. Zainal Habib terima  Dukungan Wamenkes dr. Benny

BATU | JATIMSATUNEWS.COM: Pengembangan rumah sakit pendidikan milik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendapat dukungan penuh dari Wakil Menteri Kesehatan RI, Benyamin Paulus Oktavianus. Dukungan tersebut disampaikan saat kunjungan dan kuliah umum di lingkungan kampus UIN Malang yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, Kamis 7/2026.

Rektor UIN Malang, Ilfi Nur Diana, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kehadiran Wamenkes yang akrab disapa Dokter Benny tersebut. Menurutnya, kehadiran Wakil Menteri Kesehatan menjadi energi besar bagi pengembangan Fakultas Kedokteran dan rumah sakit pendidikan UIN Malang.

“Beliau ini asli wong Batu, jadi seperti pulang ke rumah sendiri. Kami sangat bahagia dan bangga karena beliau menyempatkan hadir di tengah agenda kenegaraan yang sangat padat,” ujar Prof. Ilfi.


Dalam sambutannya, Prof. Ilfi menegaskan bahwa UIN Malang terus mematangkan pengembangan rumah sakit pendidikan sebagai bagian dari kontribusi kampus terhadap pelayanan kesehatan masyarakat Malang Raya dan penguatan pendidikan dokter di Indonesia.

Ia juga mengungkapkan capaian membanggakan Fakultas Kedokteran UIN Malang. Menurutnya, seluruh mahasiswa kedokteran yang mengikuti ujian kompetensi berhasil lulus 100 persen meski kampus masih dalam tahap pengembangan fasilitas rumah sakit pendidikan.

“Kami bersyukur karena mahasiswa kedokteran UIN Malang mampu menunjukkan kualitas terbaik. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mengembangkan sistem pendidikan kesehatan yang unggul,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Oktavianus menyampaikan apresiasi terhadap langkah UIN Malang dalam membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang kuat dan berorientasi masa depan.

Dalam paparannya, Wamenkes menjelaskan bahwa sektor kesehatan menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui sejumlah program strategis nasional.

Ia menyoroti pentingnya upaya pencegahan penyakit dan penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah program penanganan stunting dan pemberian makan bergizi nasional.

“Bagaimana kita mau menjadi negara maju kalau masyarakatnya masih mengalami masalah gizi. Karena itu pemerintah sangat serius membangun generasi sehat dan cerdas,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga terus memperluas akses layanan kesehatan dengan pembangunan rumah sakit di berbagai daerah yang belum memiliki fasilitas kesehatan memadai. Menurut Wamenkes, saat ini masih terdapat puluhan kabupaten di Indonesia yang belum memiliki rumah sakit representatif.

Ia menilai keberadaan rumah sakit pendidikan di lingkungan perguruan tinggi seperti UIN Malang akan menjadi bagian penting dalam memperkuat layanan kesehatan nasional sekaligus mencetak tenaga medis berkualitas.

“Perguruan tinggi harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenkes juga menyinggung pentingnya transformasi paradigma layanan kesehatan dari kuratif menuju preventif. Ia mencontohkan meningkatnya beban anggaran negara untuk pembiayaan penyakit kronis seperti gagal ginjal dan penyakit jantung akibat rendahnya kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini.

“Ke depan, rumah sakit bukan hanya tempat orang sakit, tetapi juga pusat pencegahan penyakit dan edukasi kesehatan masyarakat,” katanya.

Ia berharap program cek kesehatan gratis dan penguatan medical check up di lingkungan kampus dapat menjadi bagian dari budaya hidup sehat masyarakat Indonesia.

Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah pusat dalam pengembangan layanan kesehatan nasional, khususnya di bidang pendidikan dokter dan rumah sakit pendidikan.


Di akhir sambutannya, Wamenkes menutup dengan pantun yang disambut tepuk tangan para peserta.

“Pergi ke Batu membeli apel manis dari Kota Batu. Mari kita bangun generasi unggul dan berakhlak untuk Indonesia sehat dan maju.”


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Rektor UIN Malang Prof Ilfi Terima Dukungan Langsung Wamenkes Percepat Pengembangan Rumah Sakit Pendidikan dan Fakultas Kedokteran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now