Pasuruan, JatimSatuNews. Com
Pemerintah menargetkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) mampu menjangkau sekitar 400 ribu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) setiap tahun di seluruh Indonesia.
Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, mengatakan bahwa program BSPS menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.
“BSPS ini merupakan program stimulan, bukan bantuan penuh. Pemerintah hadir untuk mendorong masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam memperbaiki rumahnya secara mandiri,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari laman resmi DPR RI, Minggu (3/5/2026).
Ia menjelaskan, setiap unit rumah dalam program tersebut mendapatkan bantuan hingga Rp20 juta. Rinciannya, Rp17,5 juta digunakan untuk pembelian material bangunan, sementara sisanya dialokasikan untuk upah tenaga kerja.
Selain itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan dan perbaikan hingga 3 juta rumah layak huni sampai tahun 2029 melalui berbagai program perumahan.
Menurutnya, perbaikan rumah melalui BSPS diharapkan dapat memberikan dampak pada kondisi hunian yang lebih sehat dan layak bagi masyarakat.
Sari juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto dalam melanjutkan program-program pro rakyat, termasuk BSPS.(AR)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?