Foto: Suasana rapat sosialisasi
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi selangkah lebih maju dalam transformasi digital. Pada kamis (07) kemarin pukul 13.00 WIB, FITK menggelar koordinasi dan Tata Kelola Layanan Digital melalui Aplikasi Empatik. Aplikasi empatik.uin-malang.ac.id digadang jadi solusi satu pintu untuk seluruh layanan akademik dan administrasi.
Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Muhammad In’am Esha, menegaskan Empatik bukan sekadar aplikasi.
“Ini implementasi nyata tata kelola layanan digital. Empatik harus hidup di ekosistem FITK. Tujuannya satu: pelayanan yang lebih cepat, terstruktur, dan empatik,” tegasnya di hadapan tendik, dosen, dan perwakilan mahasiswa.
Akhmad Mukhlis selaku Tim Ahli Aplikasi Empatik memaparkan fitur utama aplikasi yang bisa diakses di link: empatik.uin-malang.ac.id.
“Mahasiswa tidak perlu lagi datang ke kampus untuk urus surat. Dosen pun bisa mengajukan surat dinas secara online. Semua cukup dari HP atau laptop,” jelasnya.
Adapun beberapa poin penting sosialisasi di antaranya ialah sebagai berikut:
- Evaluasi Layanan Lama: Dibuka ruang diskusi, “Apa keluhan dari sistem yang sudah ada?” agar Empatik jadi penyempurna.
- SOP Jelas: Setiap layanan di Empatikakan punya SOP baku. Job desk tendik juga dievaluasi agar distribusi kerja merata.
- User Lengkap: Sasaran aplikasi bukan hanya mahasiswa, tapi juga dosen dan prodi.
- Menu Dinamis: Jika ada layanan yang belum tersedia, sivitas akademika boleh usul tambahan menu baru.
- Demo Aplikasi: Dipaparkan langsung cara input pengajuan hingga output surat jadi untuk pengelola dan user.
Muhammad In’am Esha mengumumkan pembentukan Tim Leader Aplikasi Empatik di FITK UIN Malang serta Tim Pengelola dan Pengembangan.
“Koordinasi tidak berhenti hari ini. Akan intens, sampai semua unit paham dan bisa pakai,” ujarnya. Sesi tanya jawab berlangsung hidup.
Sementara itu, beberapa masukan strategis yang muncul di antaranya ialah sebagai berikut:
- Surat Luar Negeri: Perlu opsi bahasa internasional agar surat ke luar negeri lebih kredibel.
- Template Fleksibel: Ditanyakan apakah admin bisa ubah template surat manual atau disediakan help center untuk revisi redaksi.
- Kodifikasi Surat: Usul agar setiap surat diberi kode unit spesifik. Alur dan pertanggungjawaban jadi lebih mudah dilacak.
Dengan Aplikasi Empatik, FITK UIN Malang mengupayakan perubahan besar dalam tata kelola layanan. Pelayanan akademik dan administrasi ditargetkan lebih terstruktur, cepat, dan akuntabel.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?