Banner Iklan

Tantangan dan harapan Sistem Komunikasi Indonesia di era Globalisasi "Challenges and hopes of Indonesia's Communication System in the era of Globalization"

Admin JSN
05 Mei 2026 | 21.29 WIB Last Updated 2026-05-05T14:31:02Z

Ilustrasi Sumber Foto : https://jurnalpost.com/

ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM : 

Pendahuluan

Di era globalisasi saat ini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terjadi sangat pesat. Internet dan media sosial telah mengubah cara masyarakat Indonesia dalam berkomunikasi. Dulu, informasi hanya bisa didapatkan melalui media tertentu dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Sekarang, siapa saja bisa mengakses dan menyebarkan informasi hanya dalam hitungan detik.

Perubahan ini tentu membawa banyak manfaat. Masyarakat menjadi lebih mudah mendapatkan informasi, berkomunikasi dengan orang lain, bahkan menjalin hubungan dengan orang dari berbagai negara. Selain itu, globalisasi juga membuka peluang baru dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, bisnis, dan budaya.

Namun, di balik kemudahan tersebut, ada juga tantangan yang tidak bisa diabaikan. Salah satunya adalah banyaknya informasi yang beredar tanpa kejelasan kebenarannya. Selain itu, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar juga sering diabaikan, terutama di media digital. Kesalahan ejaan dan penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah masih sering ditemukan, bahkan dalam teks yang bersifat informatif seperti berita.

Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana sistem komunikasi di Indonesia berkembang di tengah arus globalisasi ini. Artikel ini akan membahas tantangan yang dihadapi sekaligus harapan ke depan, serta menganalisis contoh teks dari internet untuk melihat penggunaan ejaan dalam penyampaian informasi. Dengan begitu, diharapkan kualitas komunikasi di Indonesia dapat terus meningkat.

Pembahasan

 1. Perkembangan Sistem Komunikasi di Era Globalisasi

Di era globalisasi sekarang ini, sistem komunikasi di Indonesia berkembang sangat cepat. Hal ini dipengaruhi oleh kemajuan teknologi seperti internet, media sosial, dan berbagai aplikasi chatting. Menurut penelitian dari We Are Social, penggunaan internet di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, yang menunjukkan bahwa masyarakat semakin bergantung pada teknologi dalam berkomunikasi.

Dengan adanya perkembangan tersebut, masyarakat jadi lebih mudah dalam berkomunikasi, baik dengan orang yang dekat maupun yang jauh. Bahkan, komunikasi antarnegara pun sekarang bukan lagi hal yang sulit. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal oleh APJII yang menyebutkan bahwa internet telah menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

2. Tantangan Sistem Komunikasi di Indonesia

Namun, perkembangan ini tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga dampak negatif. Salah satu tantangan yang sering terjadi adalah banyaknya informasi yang belum tentu benar, seperti berita hoaks. Berdasarkan penelitian dalam jurnal komunikasi oleh Universitas Indonesia, penyebaran hoaks di media sosial sering terjadi karena rendahnya literasi digital masyarakat. Banyak orang langsung percaya dan menyebarkan informasi tanpa mengecek kebenarannya terlebih dahulu.

3. Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Media Digital

Selain itu, dalam sistem komunikasi saat ini, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar juga masih menjadi masalah. Menurut penelitian dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, kesalahan ejaan dan penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah masih sering ditemukan, terutama di media digital. Contohnya seperti penulisan kata “mencengah” yang seharusnya “mencegah”. Kesalahan seperti ini sebenarnya terlihat kecil, tetapi jika terus terjadi bisa membuat informasi menjadi kurang jelas.

4. Fenomena Campur Kode (Code Mixing)

Di sisi lain, banyak juga masyarakat, terutama anak muda, yang sering mencampurkan bahasa Indonesia dengan bahasa asing dalam komunikasi sehari-hari. Dalam jurnal sosiolinguistik yang diterbitkan oleh Universitas Gadjah Mada, fenomena ini disebut sebagai code mixing, yang merupakan dampak dari globalisasi dan interaksi budaya. Memang hal ini terlihat modern, tetapi jika digunakan secara berlebihan bisa mengurangi penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

5. Harapan terhadap Sistem Komunikasi Indonesia

Walaupun begitu, globalisasi juga memberikan harapan yang besar bagi sistem komunikasi di Indonesia. Dengan teknologi yang semakin maju, kita bisa memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif, seperti mencari informasi yang bermanfaat, belajar secara online, dan menyebarkan informasi yang benar. Penelitian dari jurnal pendidikan digital oleh Universitas Negeri Jakarta menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi secara bijak dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan komunikasi.

Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat, khususnya generasi muda, harus lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan dalam berkomunikasi. Kita perlu membiasakan diri untuk mengecek informasi sebelum menyebarkannya, serta menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah yang benar.

Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan yang telah dijelaskan, dapat disimpulkan bahwa globalisasi memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap sistem komunikasi di Indonesia. Perkembangan teknologi seperti internet dan media sosial membuat komunikasi menjadi lebih cepat, mudah, dan luas jangkauannya. Hal ini tentu memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dalam mengakses dan menyebarkan informasi.

Namun, di balik manfaat tersebut, terdapat berbagai tantangan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah maraknya penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks, serta masih banyaknya kesalahan dalam penggunaan bahasa Indonesia, terutama dalam hal ejaan dan penulisan. Selain itu, kebiasaan mencampurkan bahasa Indonesia dengan bahasa asing juga menjadi tantangan dalam menjaga kualitas bahasa.

 

Meskipun demikian, globalisasi juga membawa harapan yang besar bagi perkembangan sistem komunikasi di Indonesia. Dengan adanya kesadaran masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi, meningkatkan literasi digital, serta menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, kualitas komunikasi dapat terus ditingkatkan.

 

Oleh karena itu, peran semua pihak sangat dibutuhkan agar sistem komunikasi di Indonesia tidak hanya berkembang secara teknologi, tetapi juga tetap berkualitas dalam penyampaian informasi.

 

Daftar Pustaka

          Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2023). Laporan Survei Internet Indonesia.

          Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2022). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

          Universitas Indonesia. (2021). Jurnal Komunikasi: Penyebaran Hoaks di Media Sosial.

          Universitas Gadjah Mada. (2020). Jurnal Sosiolinguistik: Code Mixing dalam Komunikasi Digital.

          Universitas Negeri Jakarta. (2022). Jurnal Pendidikan Digital dan Literasi Media.

 

Penulis : Mochammad Fahri Putra Ilham, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik




Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tantangan dan harapan Sistem Komunikasi Indonesia di era Globalisasi "Challenges and hopes of Indonesia's Communication System in the era of Globalization"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now