PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM
Pasuruan – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Selasa malam (19/5/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan rumah milik seorang warga bernama Rohmi di Dusun Ngemplak, Desa Kraton, mengalami kerusakan cukup parah setelah diterjang angin berkecepatan tinggi.
Kejadian itu terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Kraton sejak sore hingga malam hari. Di tengah hujan lebat, angin puting beliung datang secara tiba-tiba dengan hembusan yang sangat kuat sehingga membuat sejumlah bangunan warga tidak mampu bertahan.
Menurut keterangan warga sekitar, suara angin terdengar cukup keras dan membuat masyarakat panik. Beberapa warga bahkan langsung keluar rumah untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar saat angin mulai menerjang permukiman warga.
Rumah milik Rohmi menjadi salah satu bangunan yang mengalami dampak paling parah dalam peristiwa tersebut. Bagian dinding rumah dilaporkan jebol dan roboh akibat kuatnya terpaan angin. Material bangunan seperti batu bata dan puing-puing tembok berserakan di sekitar lokasi kejadian.
Selain dinding yang roboh, beberapa bagian rumah lainnya juga mengalami kerusakan akibat hujan deras dan angin kencang. Kerusakan rumah diperkirakan mencapai hampir 50 persen sehingga membuat kondisi bangunan tidak lagi aman ditempati untuk sementara waktu.
Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Saat peristiwa berlangsung, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga terhindar dari reruntuhan bangunan.
Akibat musibah itu, korban diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Kerusakan tidak hanya terjadi pada dinding rumah, tetapi juga sejumlah bagian bangunan lain yang terdampak cuaca ekstrem.
Tak lama setelah kejadian, warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu proses pembersihan reruntuhan bangunan. Semangat gotong royong tampak terlihat ketika masyarakat bersama-sama mengevakuasi puing-puing tembok yang roboh agar tidak membahayakan penghuni rumah maupun warga sekitar.
Beberapa warga juga membantu memindahkan barang-barang milik korban ke tempat yang lebih aman guna menghindari kerusakan tambahan akibat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang belakangan sering terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan. Hujan deras yang disertai angin kencang maupun puting beliung dinilai dapat terjadi sewaktu-waktu dan sulit diprediksi.
Warga diimbau segera mencari tempat aman apabila hujan turun dengan intensitas tinggi disertai hembusan angin kencang. Selain itu, masyarakat juga diminta rutin memeriksa kondisi bangunan rumah, terutama bagian atap dan dinding yang rawan mengalami kerusakan saat cuaca buruk melanda.
Kebersamaan dan kepedulian sosial warga Dusun Ngemplak dalam membantu korban terdampak bencana juga mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Semangat gotong royong tersebut diharapkan terus terjaga sebagai bentuk solidaritas antarwarga saat menghadapi musibah maupun bencana alam.(Red)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?