Foto: Suasana FITK Got Talent
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Kemeriahan FITK Got Talent 2026 tidak hanya berpusat pada pembukaan seremonial, namun juga merambat hingga ke ruang-ruang penjurian. Dengan mengoptimalkan gedung microteaching para partisipan dibagi ke beberapa ruangan sesuai dengan cabang nya masing-masing, antara lain; tari, vokal, dan alat musik.
Di ruang aula microteaching, atmosfer terasa begitu bertenaga dan penuh warna. Hentakan kaki dan gemulai gerakan tangan para peserta tari menciptakan narasi visual yang memukau. Suasana ruangan ini didominasi oleh perpaduan musik tradisional yang hangat Ketika di padukan.
Ikha Sulis Setyaningrum, M.Pd. selaku dewan juri yang juga sebagai Dosen di FITK UIN Malang, mengamati dengan seksama setiap gerakan peserta Para sehingga peserta tampak sangat serius mempersiapkan detail gerakan dan kostum mereka, menciptakan pemandangan yang estetik sekaligus menunjukkan disiplin tinggi dalam mengolah kecerdasan raga.
Bergeser ke ruang kedua, suasana berubah menjadi lebih emosional dan syahdu. Ruang vokal dipenuhi dengan eksplorasi teknik suara para peserta vocal, mulai dari lantunan nada rendah yang tenang hingga teknik power vokal yang menggetarkan ruangan. Di hadapan Ibu Mutiara Arliansyah, M.Pd. dan Kak Imey, para peserta diuji ketenangan serta penguasaan panggungnya. Menciptakan koneksi batin antara penampil dan dewan juri. Keheningan penonton di ruangan ini seolah memberi ruang bagi tiap lirik untuk tersampaikan dengan penuh rasa.
Sementara itu, ruang ketiga menyuguhkan atmosfer yang berbeda dengan dominasi instrumen perkusi. Suasana di ruangan ini terasa sangat kental dengan nuansa ritmis lewat kehadiran Cajon dan Banjari. Di bawah pengawasan Bapak Kelik Rahmanto, M.Sn. dan Bapak Joko Prihatin, M.Pd., para peserta menunjukkan ketangkasan tangan dalam mengeksplorasi ketukan yang presisi. Ruangan ini seolah menjadi laboratorium irama, di mana tiap pukulan menggambarkan profil lulusan yang mahir mengombinasikan keahlian seni dengan ketangkasan teknis yang mumpuni.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?