Foto: Dokumentasi bersama
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan langkah strategis dalam dunia eksekutif dan legislatif. Melalui program bertajuk “Magang Kependidikan Berdampak 2026“, para Mahasiswa MPI diberikan kesempatan emas untuk terlibat langsung dalam tata kelola kebijakan publik di Komisi VIII dan Komisi X DPR RI.
Hadir langsung sebagai Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, MA. beliau menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai jembatan kokoh antara teori akademik yang didapatkan di bangku kuliah dengan praktik riil perumusan kebijakan di tingkat nasional, khususnya pada sektor pendidikan dan keagamaan.
Di Komisi X DPR RI, ruang lingkup aktivitas mahasiswa berfokus pada kajian legislasi dan pengawasan sistem pendidikan nasional. Tidak hanya sekadar mengamati, para peserta magang terlibat aktif dalam diskusi penyusunan kebijakan bersama Tenaga Ahli Komisi X. Guna memperluas cakrawala, mahasiswa juga melakukan kunjungan studi strategis ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Sementara itu, bagi mahasiswa yang ditempatkan di Komisi VIII DPR RI, mereka mendapatkan wawasan mendalam mengenai tata kelola dan manajemen pendidikan keagamaan, seperti madrasah dan pondok pesantren. Mereka dibekali pengalaman berharga dalam melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Agama, mempraktikkan analisis anggaran (budgeting), serta menjalankan fungsi pengawasan legislatif secara konkret.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?