![]() |
| Dokumentasi Kegiatan |
SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - Menyikapi dinamika interaksi sosial yang semakin kompleks di era digital, Kelurahan Pucang Sewu, Surabaya, menggelar edukasi tentang strategi komunikasi efektif dengan Generasi Z (Gen Z). Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Pucang Sewu Kota Surabaya pada hari Selasa, 5 Mei 2026.
Acara ini diinisiasi UPN Veteran Jawa Timur sebagai respons atas kesenjangan komunikasi yang kerap terjadi antara orang tua dengan anak, maupun antar-generasi di lingkungan masyarakat. Gen Z, yang tumbuh beriringan dengan kemajuan teknologi, memiliki karakter dan gaya bahasa yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya (millenial maupun Gen X), sehingga kerap memicu salah persepsi.
Reza Mehdi Fauzi, Dosen Ilmu Komunikasi mengatakan, pendekatan yang kaku dan otoritatif dinilai tidak lagi efektif. Sebaliknya, komunikasi yang terbuka, tanpa penghakiman, dan bersedia memahami "bahasa" dunia digital mereka menjadi langkah awal yang krusial. "Komunikasi itu jembatan. Jangan sampai jembatan itu putus karena kita enggan memahami cara pandang mereka. Kita tidak harus mengikuti trend mereka, tapi kita harus memahami konteksnya," ungkapnya.
Dalam materinya, narasumber memaparkan kunci "Cakap Berkomunikasi" dengan Gen Z terletak pada empati dan kemampuan beradaptasi. Selain pemaparan teori, kegiatan ini juga menghadirkan sesi diskusi interaktif. Warga tampak antusias membagikan pengalaman mereka, mulai dari kesulitan mengajak anak berbicara hingga salah paham akibat penggunaan bahasa gaul atau slang.
Ibu Riki, salah seorang warga peserta, mengaku sangat terbantu dengan adanya edukasi ini. "Saya tadinya sering marah kalau anak saya ngomong pakai bahasa aneh-aneh. Tadi ternyata dijelaskan caranya agar kita tidak salah paham, dan ternyata anak juga mau didengar pendapatnya asal cara penyampaiannya tepat," ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem komunikasi yang sehat di Kelurahan Pucang Sewu. Dengan pemahaman yang benar, diharapkan hubungan antar generasi menjadi semakin harmonis dan saling mendukung.
Penulis : Reza Mehdi Fauzi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?