Banner Iklan

Pasoeroean Tempo Doeloe 2026 Resmi Digelar Serta Rutenya, Kirab 999 Satriyo Piningit Jadi Daya Tarik Utama

Admin Cyber
04 April 2026 | 13.22 WIB Last Updated 2026-04-04T06:23:02Z

Rute Kirab Budaya 999 Satriyo Piningit dalam Pasoeroean Tempo Doeloe 2026 Start dari Stadion Untung Suropati menuju ke selatan melintasi jalur utama hingga pertigaan kawasan GOR dan finish di panggung utama GOR


PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM

Pasuruan – Event budaya tahunan Pasoeroean Tempo Doeloe 2026 resmi digelar pada Sabtu (4/4/2026) sore. Kegiatan yang selalu dinantikan masyarakat ini kembali hadir dengan beragam rangkaian acara menarik, salah satunya Kirab Budaya 999 Satriyo Piningit yang sarat akan nilai seni, sejarah, dan kearifan lokal.

Kirab budaya tersebut dipastikan menjadi magnet utama yang akan menyedot perhatian masyarakat. Dengan menampilkan ratusan peserta dalam balutan kostum tradisional serta atraksi seni budaya, kirab ini menjadi simbol kebangkitan budaya sekaligus pengingat akan kekayaan sejarah Kota Pasuruan.

Tak hanya sebagai ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Event ini menjadi wadah strategis untuk mempromosikan produk lokal serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Direktur Vendor Invest Manajemen, Muchammad Soleh, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Pasoeroean Tempo Doeloe tahun ini mendapat sambutan luar biasa dari berbagai pihak. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas budaya, hingga akademisi menjadi kunci sukses terselenggaranya event ini.

“Kirab dan pameran kali ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota Pasuruan serta berbagai lembaga budaya seperti Kementerian Agama, LP2BN, RAHAYU, KOSTI, Matra, Kabarpas, Pergunu Kota Pasuruan hingga perwakilan dari klenteng,” ujarnya.

Lebih lanjut, keterlibatan akademisi dari Universitas PGRI Wiranegara juga memberikan kontribusi dalam memperkuat narasi sejarah yang diangkat dalam kegiatan tersebut. Hal ini menjadikan Pasoeroean Tempo Doeloe tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi bagi masyarakat.

Dari sisi ekonomi, antusiasme pelaku UMKM juga terlihat sangat tinggi. Sebanyak 156 tenda yang disediakan panitia telah terisi penuh oleh peserta, baik dari Kota Pasuruan maupun dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Dekranasda, APKLI, serta paguyuban UMKM lokal menjadi faktor penting dalam meningkatkan partisipasi pelaku usaha.

“Semua tenda UMKM sudah penuh. Tidak hanya dari Pasuruan, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur. Ini menunjukkan bahwa event ini memiliki daya tarik ekonomi yang kuat,” jelas Muchammad Soleh.

Rangkaian Kirab Budaya 999 Satriyo Piningit dijadwalkan dilepas langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, melalui prosesi flag-off pada pukul 14.00 WIB.

Kirab akan menempuh rute sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer, dimulai dari Stadion Untung Suropati menuju ke arah selatan, kemudian melintasi jalur utama hingga pertigaan kawasan GOR. Perjalanan kirab akan berakhir di panggung utama GOR, yang selanjutnya dilanjutkan dengan Opening Ceremony resmi.

Diperkirakan ribuan masyarakat akan memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan kemeriahan 999 Satriyo Piningit. Kehadiran mereka menjadi bukti tingginya antusiasme publik terhadap event budaya yang telah menjadi ikon Kota Pasuruan ini.(Kim)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pasoeroean Tempo Doeloe 2026 Resmi Digelar Serta Rutenya, Kirab 999 Satriyo Piningit Jadi Daya Tarik Utama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now