Banner Iklan

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Pasuruan,Desa Kedungbako Ikut Terdampak

Admin Cyber
25 Maret 2026 | 08.54 WIB Last Updated 2026-03-25T02:04:07Z

Hujan deras sejak sore hingga malam membuat air menggenangi Dusun Suruh, Krajan, dan Wonowoso. Ketinggian air di jalan desa mencapai sekitar 50 cm, bahkan di RT 05 RW 02 tembus hingga 100 cm.


PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan pada Rabu, 25 Maret 2026, akibat intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak sore hingga malam hari. Bencana ini tidak hanya terjadi di wilayah timur, namun juga merata hingga ke wilayah barat, menyebabkan genangan air di berbagai desa.

Salah satu wilayah yang terdampak cukup serius adalah Desa Kedungbako, Kecamatan Rejoso. Di desa ini, banjir menggenangi beberapa dusun, di antaranya Dusun Suruh, Dusun Krajan, dan Dusun Wonowoso. Air mengalir deras memasuki area permukiman warga serta jalan-jalan desa.

Ketinggian air di jalan desa rata-rata mencapai sekitar 50 sentimeter. Namun, di beberapa titik yang lebih rendah, seperti di wilayah RT 05 RW 02, ketinggian air dilaporkan mencapai hingga 100 sentimeter. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, bahkan sebagian warga harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.

Menurut informasi yang dihimpun, debit air diperkirakan akan terus bertambah, terutama pada siang hari. Hal ini dipengaruhi oleh kiriman air dari wilayah Desa Kawisrejo serta Kecamatan Winongan yang mengalir menuju Desa Kedungbako, sehingga memperparah genangan yang sudah ada.

Tak hanya permukiman warga, banjir juga berdampak pada sektor pertanian dan perkebunan. Di wilayah timur Desa Kedungbako, perkebunan pisang Lavendis dengan luas lebih dari 20 hektar turut terendam banjir. Genangan air yang cukup luas ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut secara terus-menerus sejak sore hingga malam hari.

Fasilitas pendidikan pun tidak luput dari dampak banjir. Gedung Madrasah Diniyah Miftahul Ulum Kedungbako mengalami genangan cukup serius, terutama pada gedung 1 yang berada di bagian utara, di mana air masuk hingga ke dalam ruangan. Sementara itu, gedung 2 yang berada di Dusun Suruh hanya mengalami genangan di halaman depan.



Kondisi serupa juga terjadi di SD Negeri Kedungbako, di mana air masih menggenang di area sekolah, meskipun belum sampai masuk ke dalam ruang kelas. Situasi ini tentu mengganggu aktivitas belajar mengajar apabila kondisi banjir belum juga surut.

Meski banjir merendam sejumlah wilayah dengan ketinggian air yang cukup signifikan, hingga Rabu pagi belum ditemukan adanya korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan oleh warga setempat.

Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi bertambahnya debit air akibat kiriman dari wilayah lain serta kemungkinan hujan susulan. Pemerintah desa bersama masyarakat juga terus memantau perkembangan situasi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.(SA)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Pasuruan,Desa Kedungbako Ikut Terdampak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now