PASURUAN| JATIMSATUNEWS.COM: Perayaan ulang tahun ke-19 Pedro Dahna Satria Prakasa, putra dari Kasatreskrim Polresta Pasuruan Kota H. Dhecky, berlangsung penuh makna. Alih-alih pesta mewah, keluarga memilih merayakannya dengan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim piatu.
Kegiatan santunan tersebut digelar di Cafe Cesa Little Garden, Desa Tamandayu, Kecamatan Pandaan, pada Jumat (20/2/2026). Sebanyak 30 anak yatim piatu dari desa kelahiran H. Dhecky diundang secara khusus untuk menerima santunan sekaligus doa bersama.
Menurut H. Dhecky, hadiah terbaik untuk putra tercintanya di usia yang semakin dewasa adalah menanamkan nilai kepedulian kepada sesama. Ia menyebut satu kata sederhana namun penuh makna sebagai kado ulang tahun anaknya: “Bismillah.”
“Bismillah menjadi awal dari segala kebaikan. Saya ingin anak saya belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya dirasakan sendiri, tetapi juga dibagikan kepada orang lain,” ujarnya.
Dalam momen tersebut, H. Dhecky juga menyampaikan pesan menyentuh kepada putranya agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat namun tetap lembut hati.
“Tetaplah sehat dan bahagia. Jadilah lelaki yang kuat namun tidak kasar. Jadilah lelaki yang disegani, bukan ditakuti. Jadilah pelindung yang penuh kasih sayang dan berakhlak. Semoga Allah selalu melindungi dan memberkahi setiap langkah kakimu,” pesannya.
Ucapan penuh doa juga datang dari sang ibu, Hj. Fitri. Ia mengungkapkan bahwa doa seorang ibu tidak pernah berhenti menyertai perjalanan hidup anaknya.
“Doa ibu setiap hari, setiap detik selalu mengiringi langkah dan setiap hembusan nafasmu. Di hari spesial ini ibu hanya ingin mengucapkan terima kasih karena telah menjadi anak laki-laki terbaik bagi ibu. Semoga Allah memberi umur yang barokah, kesehatan, serta kesuksesan dunia dan akhirat,” tuturnya haru.
Saat ini Pedro tercatat sebagai mahasiswa semester dua jurusan hukum di Universitas Surabaya. Dalam usianya yang ke-19 tahun, ia memiliki cita-cita untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat, berbakti kepada kedua orang tua, serta memberikan manfaat bagi banyak orang.
Acara santunan berlangsung hangat dan sederhana. Doa bersama, kebersamaan dengan anak-anak yatim, serta pesan moral dari keluarga menjadi inti dari perayaan tersebut. Bagi keluarga besar H. Dhecky, ulang tahun bukan sekadar perayaan usia, tetapi momentum untuk berbagi dan menanamkan nilai kemanusiaan sejak dini. Jin/ans



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?