Jatinsatunews.com, Artikel | Dalam banyak organisasi, pelatihan kepemimpinan kerap identik dengan posisi struktural seperti manajer atau jajaran direksi. Namun pendekatan berbeda diterapkan Marison Group melalui program leadership “The One” yang digelar bersama MBS Training pada 31 Januari–1 Februari 2026.
Sebanyak 200 peserta dari berbagai level, mulai staf hingga manajer, mengikuti program tersebut bersama jajaran direksi. Konsep yang diusung menekankan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan formal, melainkan tanggung jawab bersama dalam sistem organisasi.
Program ini menggunakan metode experiential learning dengan simulasi berintensitas tinggi. Seluruh peserta ditempatkan dalam situasi yang sama tanpa membedakan jabatan, sehingga kolaborasi, komunikasi, dan keberanian mengambil keputusan menjadi aspek utama yang diuji.
Direktur Marison Group, William Ardiyanto, menilai pendekatan ini lebih relevan dengan tantangan dunia usaha saat ini.
“Banyak perusahaan memiliki SDM yang kuat secara teknis, tetapi belum tentu siap memimpin dalam kondisi nyata. Pendekatan praktik langsung dinilai lebih efektif dibanding teori semata,” ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?