Banner Iklan

DPD RI Lia Istifhama Tanggapi Positif Program Mudik Gratis Gubernur Khofifah, Puji Kinerja Kepala Dishub Nyono

Anis Hidayatie
28 Februari 2026 | 14.58 WIB Last Updated 2026-02-28T07:58:25Z



DPD RI Lia Istifhama bersama Kepala Dishub Nyono

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: 28 Februari 2026 – Program Mudik Gratis Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kembali digelar oleh Gubernur Khofifah Indar. Tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan kuota bagi 7.000 warga untuk pulang ke kampung halaman secara aman, nyaman, dan tanpa biaya.

Langkah tersebut mendapat tanggapan positif dari Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama.

 Ning Lia—sapaan akrabnya—menilai program ini sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat, khususnya kalangan pekerja dan keluarga berpenghasilan terbatas.

“Program mudik gratis ini bukan sekadar layanan transportasi, tetapi bentuk kepedulian pemerintah agar masyarakat bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa terbebani biaya perjalanan,” ujarnya.

Selain memberikan apresiasi kepada Gubernur Khofifah, Ning Lia juga secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, atas kesiapan teknis dan manajerial dalam menyukseskan program tersebut.

Menurutnya, koordinasi yang baik antara Dishub Jatim, Organda, dan penyedia jasa angkutan laut menjadi kunci kelancaran pelaksanaan mudik gratis setiap tahun.

“Saya juga mengapresiasi Kepala Dishub Jatim Bapak Nyono beserta jajaran yang telah mempersiapkan program ini dengan matang. Ini menunjukkan komitmen pelayanan publik yang serius, mulai dari aspek keselamatan, kenyamanan, hingga ketepatan jadwal,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Jatim menargetkan 7.000 pemudik dengan tujuan ke 20 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur. Sebanyak 4.000 penumpang akan diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan armada bus dengan 17 jurusan.

Di antaranya Surabaya–Madiun, Magetan, Ponorogo, Nganjuk (via arteri), Tulungagung, Blitar (via Pare), Trenggalek, Bondowoso, Pacitan, Jember, Blitar (via Malang), Banyuwangi (via Jember dan Situbondo), Ngawi, Tuban, Sumenep, dan Bojonegoro.

Keberangkatan bus dijadwalkan pada 19 Maret 2026.

 Pendaftaran online dibuka pada 2–4 Maret 2026 selama kuota tersedia, serta pendaftaran langsung pada 8 Maret 2026 hingga kuota terpenuhi.

Sementara itu, 3.000 penumpang akan dilayani melalui jalur laut dengan estimasi 250 orang dalam 12 kali pemberangkatan. Dua rute kapal laut yang disiapkan adalah Pelabuhan Jangkar (Situbondo) menuju Pulau Raas dan Pulau Sapudi (Sumenep).

Untuk rute Jangkar–Raas, keberangkatan dijadwalkan pada 8, 12, 15, dan 17 Maret 2026. Sedangkan rute Jangkar–Sapudi pada 11 dan 16 Maret 2026.

Pemprov Jatim juga menyediakan layanan angkut motor gratis sebanyak 200 unit guna menekan risiko kecelakaan akibat perjalanan jauh menggunakan sepeda motor saat arus mudik.

Pengiriman motor akan dilayani ke enam daerah tujuan, yakni Banyuwangi, Jember, Tulungagung, Trenggalek, Madiun, dan Ponorogo.

 Keberangkatan dijadwalkan pada 18 Maret 2026, dengan pendaftaran langsung melalui operator pada 8 Maret 2026 hingga kuota terpenuhi.

Untuk arus balik, armada kapal laut juga telah disiapkan. Rute Raas–Jangkar dijadwalkan pada 29 Maret serta 2, 4, dan 6 April 2026. Sedangkan rute Sapudi–Jangkar pada 27 dan 31 Maret 2026.

Ning Lia berharap program ini terus berkelanjutan dan semakin diperluas cakupannya di tahun-tahun mendatang. ANS


“Ini adalah kolaborasi yang baik antara kepemimpinan Gubernur Khofifah dan jajaran teknis di Dishub Jatim. Semoga masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena kuota terbatas dan manfaatnya sangat besar,” ucap Ning Lia.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD RI Lia Istifhama Tanggapi Positif Program Mudik Gratis Gubernur Khofifah, Puji Kinerja Kepala Dishub Nyono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now