Jatimsatunews.com, Artikel - Bagi banyak orang, jam 6 pagi adalah waktu untuk menarik selimut lebih rapat. Namun bagi komunitas cofferidesociety.cc, jam tersebut adalah titik krusial yang menentukan apakah sesi ride mereka hari itu akan menjadi pencapaian atau bencana.
Ada sebuah fenomena menarik dalam dunia balap sepeda yang disebut "bonking" kondisi di mana tubuh tiba-tiba kehilangan tenaga, pusing, dan mental jatuh karena cadangan glikogen habis. Riset menunjukkan bahwa bersepeda dengan perut kosong setelah puasa semalaman (saat tidur) memaksa tubuh membakar lemak secara tidak efisien untuk intensitas tinggi. Hasilnya kamu akan tertinggal di barisan belakang saat tanjakan dimulai.
Namun, tantangan terbesar bagi pesepeda pagi bukanlah kemauan untuk makan, melainkan mencari tempat yang menyediakan asupan berkualitas. Di sinilah Carnaby yang sudah buka sejak jam 6 pagi hadir menjadi solusi bagi para pesepeda. Jam operasional yang sangat awal ini memberikan jawaban atas dilema pencarian nutrisi di waktu fajar.
Keputusan memilih lokasi ini didasari oleh jam operasional yang sangat awal. Carnaby sudah mulai melayani pelanggan sejak jam 6 pagi, waktu yang sangat presisi dengan jadwal persiapan sebelum rolling time. Selain faktor waktu, ketersediaan menu breakfast yang beragam menjadi alasan utama. Berbeda dengan tempat lain yang mungkin hanya menawarkan kudapan ringan, pilihan menu di sini menyediakan variasi karbohidrat kompleks dan protein yang dibutuhkan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil selama dua hingga tiga jam di atas sadel.
Sains di Balik Menu Pilihan
Secara ilmiah, sarapan 1–2 jam sebelum bersepeda bukan hanya soal rasa kenyang, tapi soal ketajaman kognitif. Bersepeda di jalan raya menuntut fokus penuh, otak yang kekurangan glukosa akan melambat dalam bereaksi, yang tentu saja berbahaya saat kita harus melakukan manuver atau pengereman mendadak di kemacetan.
Dengan asupan yang tepat seperti yang dilakukan member cofferidesociety.cc sebelum mengayuh, tubuh mendapatkan suplai energi yang rilis secara perlahan. Ini mencegah lonjakan insulin yang bisa membuat lemas di tengah jalan.
Lebih dari Sekadar Karbohidrat
Pada akhirnya, ritual sarapan bersama ini bukan hanya soal mengisi tangki energi secara biologis, tapi juga membangun koneksi antar pesepeda. Memulai hari dengan asupan nutrisi yang benar di tempat yang mendukung ritme pagi, membuat olahraga yang berat terasa lebih ringan.
Jadi, jika besok pagi kamu melihat rombongan pesepeda yang tampak masih segar meski sudah menempuh puluhan kilometer, jangan cuma melihat seberapa mahal sepedanya. Lihatlah apa yang mereka makan saat jam 6 pagi tadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?