Banner Iklan

Bincang Ekonomi Jelang Puasa dan Lebaran Kabupaten Pasuruan, Komisi 2 DPRD Pastikan Stok Aman

Anis Hidayatie
16 Februari 2026 | 17.44 WIB Last Updated 2026-02-16T11:09:09Z


 Komisi 2 DPRD Kabupaten Pasuruan Sugiarto, Agus Suyanto, Agus Setya Wardana Pastikan stok tangan Kabupaten Pasuruan aman

PASURUAN| JATIMSATUNEWS.COM: Menjelang bulan puasa hingga Lebaran, kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan bahan pokok kembali mencuat. Isu penimbunan sembako hingga potensi lonjakan harga menjadi perhatian utama warga masyarakat  setiap tahunnya. Sebuah kondisi yang sedang diperjuangkan komisi 2 DPRD Kabupaten Pasuruan tidak terjadi 2026 ini.

Dalam bincang ekonomi menghadapi puasa dan jelang lebaran komisi 2 memastikan kondisi stok pangan relatif aman.

Ketua Komisi 2, Agus Setya Wardana, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke gudang logistik milik Perum Bulog. Dari hasil monitoring tersebut, stok kebutuhan pokok dinilai cukup untuk memenuhi permintaan hingga Lebaran.

“Beberapa waktu lalu kami sudah mengunjungi gudang Bulog. Stok aman untuk bulan puasa dan jelang  Lebaran tahun ini” ujarnya saat pengambilan gambar program bincang ekonomi, Minggu (15/2/2026) di wilayah Purwodadi.

Bukan hanya meninjau sekali, rencana komisi 2 juga akan lebih sering komunikasi dengan pihak terkait lebih intens dan mengadakan kunjungan lagi sampai jelang lebaran, untuk memastikan ketersediaan pasokan.

"Minggu kemarin kita melaksanakan kunjungan kerja ke perum bulog kantor wilayah Jatim , dan di Bulog Jatim stok beras gula minyak goreng stok aman," urai ketua komisi 1 yang biasa dipanggil Wardana.

"Bulan Maret akan kami agenda kunjungan lagi, memastikan stok lebaran aman," lanjutnya.

Selain soal sembako, diskusi ekonomi  juga menyoroti kelangkaan sapi yang terjadi saat ini dan diprediksi tetap berlangsung hingga menjelang Lebaran.

 Wakil Ketua Komisi 2, Agus Suyanto, mengungkapkan kekhawatiran terkait fenomena pemotongan sapi betina produktif akibat tingginya permintaan pasar.

“Saat ini sapi masih langka, bahkan peternak sampai memotong sapi betina. Ini mengkhawatirkan. Saya berharap pemerintah mengambil langkah agar kebutuhan daging terpenuhi tanpa memotong sapi betina dan menjaga harga tetap stabil terutama bulan puasa dan jelang lebaran hingga usai lebaran, ” jelasnya.

Menurutnya, intervensi pemerintah diperlukan agar pasokan tetap stabil, terutama pada periode konsumsi tinggi seperti Lebaran dan pasca-Lebaran.

Solusi menjaga stabilitas harga, anggota Komisi 2 Sugiarto juga mengusulkan operasi pasar yang lebih tepat sasaran. Salah satu alternatif adalah distribusi bahan pokok melalui Kopdes Merah Putih.

Skema ini dinilai lebih efektif dibanding operasi pasar di lokasi umum, karena distribusi langsung ke masyarakat dianggap dapat meminimalkan permainan harga oleh oknum pedagang.

“Operasi pasar melalui koperasi desa bisa menekan harga dan memastikan stok aman. Kalau langsung ke masyarakat, potensi permainan harga bisa diminimalkan,” ungkapnya.

Bincang ekonomi dengan komisi 3 tersebut merupakan bagian dari program podcast Jawara Jagongan Wakil Rakyat, yang menghadirkan anggota dewan untuk membahas isu aktual masyarakat sesuai bidang komisi masing-masing.


Melalui forum dialog ini, diharapkan komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat semakin terbuka, khususnya dalam menghadapi dinamika ekonomi menjelang hari besar keagamaan. Ans



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bincang Ekonomi Jelang Puasa dan Lebaran Kabupaten Pasuruan, Komisi 2 DPRD Pastikan Stok Aman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now