PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM
Ikatan Alumni Santri Salafiyah Pasuruan (IKSAS) Kecamatan Rejoso kembali menggelar kegiatan temu alumni pada Jumat Manis, 9 Januari 2026. Kegiatan rutinan yang berlangsung penuh kekhidmatan ini dilaksanakan di Mushola Darun Nashirudin, Dusun Babadan, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, dengan dihadiri para alumni Pesantren Salafiyah dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Rejoso.
Temu alumni IKSAS Kecamatan Rejoso merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap dua bulan sekali, dengan sistem pelaksanaan bergilir di rumah alumni di masing-masing desa. Kegiatan ini menjadi sarana penting dalam mempererat tali silaturahmi antar alumni, sekaligus sebagai upaya menjaga tradisi amaliah dan nilai-nilai keilmuan pesantren yang selama ini telah ditanamkan.
Selain rutinan tingkat kecamatan, IKSAS juga memiliki kegiatan rutinan tingkat koordinator daerah (korda) yang merupakan gabungan dari empat kecamatan, yakni Kecamatan Rejoso, Kota Pasuruan, Kecamatan Gondang Wetan, dan Kecamatan Winongan. Rutinan korda tersebut dilaksanakan setiap satu bulan sekali, dengan waktu pelaksanaan yang disesuaikan dengan weton Jumat Manis, Kliwon, Pon, Wage, dan Pahing.
Kegiatan rutinan korda digelar secara bergilir di wilayah Kabupaten Pasuruan, dengan peserta yang dihimpun dari masing-masing empat kecamatan. Dalam setiap pelaksanaannya, kegiatan ini secara rutin dihadiri oleh Pengasuh dan Pemangku Pesantren Salafiyah Kebonsari Kota Pasuruan, yakni Romo KH. Muhammad Idris bin Abdul Hamid, yang senantiasa memberikan arahan dan bimbingan keagamaan kepada para alumni.
Rangkaian kegiatan rutinan yang digelar di Mushola Darun Nashirudin diawali dengan pembacaan Rotib Al Haddad yang diikuti secara berjamaah oleh para alumni santri Pesantren Salafiyah, baik santriwan maupun santriwati. Pembacaan dzikir tersebut berlangsung khusyuk dan tertib, mencerminkan kuatnya ikatan spiritual para alumni dengan tradisi pesantren.
Setelah pembacaan Rotib Al Haddad, acara dilanjutkan dengan kajian Kitab Riyadhus Shalihin, karya ulama besar Syekh Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf An Nawawi (Syekh Imam An Nawawi). Kajian kitab ini disampaikan langsung oleh Romo KH. Muhammad Idris bin Abdul Hamid, yang mengulas kandungan hadits-hadits Nabi Muhammad SAW serta memberikan penekanan pada pentingnya akhlakul karimah, keistiqamahan dalam beribadah, dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiyahnya, Romo KH. Muhammad Idris bin Abdul Hamid mengingatkan para alumni agar senantiasa menjaga identitas dan jati diri sebagai santri, meskipun telah kembali ke tengah masyarakat dengan berbagai peran dan profesi. Alumni pesantren diharapkan mampu menjadi teladan dalam sikap, ucapan, dan perbuatan, serta turut berkontribusi dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan religius.
Melalui kegiatan rutinan ini, Ikatan Alumni Santri Salafiyah Pasuruan diharapkan terus menjadi wadah pemersatu alumni lintas generasi, menjaga kesinambungan sanad keilmuan pesantren, serta memperkuat peran alumni dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah di Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan temu alumni IKSAS Kecamatan Rejoso tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan, serta mendapat sambutan positif dari para alumni dan masyarakat sekitar yang berharap kegiatan ini dapat terus istiqamah dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan ukhuwah dan tradisi keagamaan pesantren Salafiyah.(SA)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?