![]() |
| Presiden Prabowo Subianto menyeka air mata harunya saat mendengar perjuangan dan pencapaian atlet Indonesia di SEA Games 2025./Instagram @erickthohir |
JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto resmi menyerahkan bonus atlet Indonesia peraih medali SEA Games 2025 pada Kamis (8/1) kemarin di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Penyerahan bonus medali SEA Games 2025 total senilai 465,25 miliar rupiah.
Serah-terima bonus medali SEA Games 2025 dilakukan Presiden Prabowo bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir beserta beberapa atlet yang dapat hadir langsung di istana.
Menpora Erick Thohir mengatakan di hadapan Presiden Prabowo bahwa Indonesia berhasil mencapai peringkat kedua SEA Games di luar kandang pertama kali setelah 1995.
Erick pun menegaskan bahwa baru di bawah kepresidenan Prabowo, atlet Indonesia mengalami kebangkitan dan mengulangi jejak 30 tahun silam.
Saat mendengar pidato Erick terkait perjuangan atlet Indonesia di SEA Games edisi ke-33 inilah, Prabowo terlihat terharu dan sempat menyeka air matanya.
Pada gilirannya, Prabowo mengungkapkan kebanggaannya dan menegaskan bahwa atlet olahraga juga pahlawan dan representasi negara.
Menurutnya, negara yang kuat atletnya juga kuat. Maka dari itu, ia menegaskan bahwa prestasi di Thailand adalah awal dari kemajuan berikutnya.
Dari sekian atlet yang menerima bonus medali SEA Games 2025 secara langsung, atlet trilomba (triathlon) Martina Ayu Pratiwi (21 tahun) menjadi sorotan karena menerima bonus paling besar.
Martina Ayu mendapat bonus SEA Games 2025 sebesar Rp 3,441 miliar karena meraih lima medali emas dan dua perak.
Ia mendapat satu medali emas sektor tunggal dan empat lainnya dari nomor beregu. Lalu, dua perak yang diraihnya juga dari nomor beregu.
Ini membuat atlet asal Gresik menjadi yang terbanyak menerima bonus SEA Games 2025.
![]() |
| Martina Ayu Pratiwi atlet trilomba peraih medali emas terbanyak untuk Indonesia SEA Games 2025./Instagram @martina.yyuupp |
Daftar rincian pembagian bonus peraih medali SEA Games 2025 seperti berikut ini.
Atlet
Emas perorangan: Rp 1 miliar
Perak perorangan: Rp 315 juta
Perunggu perorangan: Rp 157,5 juta
Emas ganda: Rp 800 juta
Perak ganda: Rp 252 juta
Perunggu ganda: Rp 126 juta
Emas beregu: Rp 500 juta
Perak beregu: Rp 220,5 juta
Perunggu beregu: Rp 110,25 juta
Pelatih
Perorangan/ganda emas: Rp 300 juta
Perorangan/ganda perak: Rp 126 juta
Perorangan/ganda perunggu: Rp 63 juta
Beregu emas: Rp 400 juta
Beregu perak: Rp 189 juta
Beregu perunggu: Rp 94,5 juta
Emas kedua dst: Rp 150 juta
Perak kedua dst: Rp 63 juta
Perunggu kedua dst: Rp 31,5 juta.
Adapun agenda atlet multicabang Indonesia berikutnya adalah Asian Games 2026 di Aichi dan Nagoya, Jepang pada 19 September-4 Oktober 2026. ***
Penulis: YAN
Baca juga: Daftar Cabor Penyumbang Medali SEA Games 2025 untuk Indonesia, Tanpa Sepak Bola




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?