SRS KRU Penggerak Aktif di Balik Dinamika Kedai Serasa Sidoarjo
SIDOARJO| JATIMSATUNEWS.COM: Sekelompok anak muda yang tak sekedar bekerja, tetapi tumbuh Bersama. Mereka menamakan diri mereka SRS KRU, sebuah komunitas yang lahir dari ruang kerja, pertemanan, dan semangat kolektif di dalam Kedai Serasa.
SRS KRU beranggotakan para pegawai Kedai Serasa beserta teman-teman terdekat mereka. Namun, komunitas ini bukan sekedar lingkar pertemanan biasa. Di balik canda, tawa, dan kebersamaan yang terbangun, mereka menjadi motor penggerak berbagai kegiatan dan event yang hidup di Kedai Serasa.
Mulai dari acara musik, anniversary supporter sekolah, hingga agenda kreatif lainnya, SRS KRU kerap menjadi pihak menginisiasi, dan mengatur jalannya acara. Mereka bekerja di balik layar seperti mengatur teknis, hingga memastikan pengunjung merasa nyaman dan terlibat dalam suasana yang ditawarkan.
Yang membuat SRS KRU menarik bukan hanya aktivitasnya, tetapi cara mereka memaknai ruang. Bagi komunitas ini, Kedai Serasa bukan sekdar tempat bekerja atau nongkrong, melainkan ruang berekspresi. Setiap sudut Kedai menjadi saksi ide-ide yang lahir dari obrolan sederhana, lalu tumbuh menjadi acara yang menyatukan banyak orang.
Kebersamaan menjadi nilai utama yang terus dijaga. Anggota SRS KRU datang dari latar belakang yang beragam, namun disatukan oleh semangat saling mendukung. Di tengah padatnya aktivitas kedai, mereka menemukan ruang untuk belajar bekerja sama, mengelola acara, dan membangun kepercayaan satu sama lain.
Keberadaan SRS KRU juga memberi warna tersendiri bagi Kedai Serasa Sidoarjo. Kedai ini tak hanya dikenal sebagai tempat singgah, tetapi sebagai ruang hidup yang dinamis untuk sebuah komunitas yang kreatif, dan interaksi sosial bertemu. SRS KRU menjadi bukti bahwa sebuah kedai bisa tumbuh bersama orang-orang di dalamnya.
Di tengah geliat komunitas anak muda Sidoarjo, SRS KRU hadir sebagai contoh bahwa kebersamaan dan kerja kolektif mampu menciptakan ruang yang bermakna. Dari balik bar, panggung kecil, hingga sudut-sudut kedai, mereka terus merawat Serasa,bukan hanya sebagai tempat, tetapi sebagai rumah bersama.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?