LAZISNU Kecamatan Widodaren bersama tim menanam beberapa pohon di sekitar Mushola Miftakhul Huda, seperti mangga dan sawo sebagai bentuk kepedulian lingkungan
NGAWI.JATIMSATUNEWS.COM:
LAZISNU Kecamatan Widodaren Perdana menjalankan program NU Care Hijau bertepatan dengan Satu Abad Nahdlatul Ulama, selain upaya menumbuhkan semangat beribadah jelang Ramadhan yang tinggal menghitung hari.(31/01/2026)
"Dengan adanya program NU Care Hijau ini yang kita ingin sampaikan adalah tradisi gotong royong dan kerja sama, sebagai salah satu bentuk persiapan untuk memasuki bulan Ramadhan," tutur Ketua LAZISNU Kecamatan Widodaren, H. Mundirin pada Jatimsatunews Sabtu pagi (31/01/2026).
Terdapat 4 titik lokasi yang akan mendapatkan sentuhan NU Care Hijau LAZISNU Kecamatan Widodaren, di mana kegiatan perdana dilaksanakan di Mushola Miftakhul Huda Dusun Kuncen RT 003/005 Desa Sidomakmur.
Beberapa warga turut membantu kegiatan pengecatan mushola, seperti; Sri Lestari, Rahmad, Sipar, Riko, dan Muhammad Jihan selaku Ketua Tanfidziyah Ranting Sidomakmur.
Dana yang digunakan untuk program per titik NU Care Hijau ini adalah 700 ribu rupiah, selanjutnya jika akhirnya membengkak akan diserahkan pada Ranting setempat.
Di mana pihak LAZISNU Kecamatan Widodaren menargetkan pengerjaan pengecatan, pembersihan kamar mandi, dan penanaman pohon adalah hanya dalam kurun waktu 1 hari kerja, dengan penugasan 15 orang anggota pengurus.
Ketua LAZISNU Kecamatan Widodaren bersama tim melakukan pengecatan Mushola Miftakhul Huda Dusun Kuncen, Desa Sidomakmur sebagai salah program NU Care HijauKetua Lazisnu Kecamatan Widodaren menyebut keterkaitan sebuah dawuh, tentang rasa semangat yang menyala menyambut bulan Ramadhan adalah sebagai motivasi besar, hingga diharamkannya jasad dari api neraka.
"Saya menjabat sebagai ketua LAZISNU Kecamatan Widodaren sejak 2025 lalu dan program NU Care Hijau baru kami laksanakan perdana kali ini di tahun 2026 bertepatan dengan satu abad NU. Hal ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap fasilitas ibadah yang nyaman. Hingga mampu menumbuhkan semangat beribadah," tutup H. Mundirin bangga.
Sebelumnya diketahui Ranting mengajukan untuk renovasi mushola atau masjid ke Lazisnu MWC, kemudian dilakukan survei. Menariknya, hanya dalam waktu satu minggu saja, NU Care Hijau atas pengajuan langsung dieksekusi.
Hal ini sesuai dengan slogan LAZISNU Kecamatan Widodaren "Sat Set Wat Wet Das Des" yang diciptakan oleh bendahara Lazisnu, Hariyadi.
Kinerja LAZISNU Kecamatan Widodaren menjadi kebanggaan warga Nahdliyin, yang selama ini mempercayakan pengelolaan infaq, zakat, dan sedekahnya kepada lembaga tersebut.(Qony)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?