Banner Iklan

DPD RI Lia Istifhama Tanamkan Kepemimpinan Perempuan Muda, Harus Punya 3 Modal Utama

Admin JSN
05 Januari 2026 | 21.09 WIB Last Updated 2026-01-05T14:10:50Z
Anggota DPD RI, Lia Istifhama menjadi narasumber agenda Sekolah Kader Penggerak Putri IPPNU Jawa Timur (3/1) di Nganjuk./dok. Lia Istifhama Center

NGANJUK | JATIMSATUNEWS.COM - Anggota DPD RI, Lia Istifhama menjadi narasumber dalam agenda Sekolah Kader Penggerak Putri yang digelar Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Timur.

Agenda ini berlangsung pada Sabtu (3/1) lalu di STAI KH Zainuddin Mojosari, Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan ini dibuat sebagai penguatan peran perempuan muda dalam kepemimpinan organisasi. Sekaligus menjadi ruang refleksi bagi kader perempuan NU untuk menyiapkan diri sebagai agen perubahan di tengah tantangan zaman.

Bertempat di lingkungan akademik STAI KH Zainuddin Mojosari, Kabupaten Nganjuk, forum ini menghadirkan transfer pengetahuan dan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kepemimpinan yang relevan, membumi, serta berkarakter di era Gen Z dan milenial.

Sekolah Kader Penggerak Putri dirancang sebagai ruang kaderisasi strategis yang menitikberatkan pada teknik komunikasi dan penguatan jaringan gerakan perempuan.

Pada forum tersebut, Senator yang akrab disapa Ning Lia ini mengajak peserta untuk memahami bahwa kepemimpinan perempuan zaman sekarang tidak cukup hanya berangkat dari semangat, tetapi juga membutuhkan kecakapan komunikasi yang jernih serta kemampuan membangun jejaring yang berkelanjutan.

"Perempuan muda NU memiliki potensi besar untuk tampil sebagai pemimpin yang berpengaruh, selama mampu menyelaraskan nilai-nilai keislaman, ke-NU-an, dan kepekaan sosial dengan cara berkomunikasi yang sesuai dengan karakter generasi muda," ujar Senator Lia.

Keponakan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menekankan, pemimpin perempuan perlu hadir bukan sebagai figur yang berjarak, melainkan sebagai sosok yang mampu mendengar, merangkul, dan menggerakkan.

Ia juga mengulas prinsip-prinsip kepemimpinan yang relevan bagi generasi Gen Z dan milenial. Menurutnya, generasi ini tumbuh dalam ruang digital yang menuntut kepraktisan, kejujuran, dan interaksi dua arah.

"Karena itu, kepemimpinan yang efektif adalah kepemimpinan yang autentik, tidak dibuat-buat, serta mampu membangun kedekatan emosional dengan yang dipimpin," tuturnya.

Senator yang identik dengan tagline Cerdas Inovatif dan Kreatif (Cantik) ini juga menyoroti pentingnya kreativitas dan keberanian menghadirkan kebaruan dalam setiap gerakan.

Baginya, generasi muda memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, sehingga pemimpin dituntut mampu menawarkan gagasan segar dan pendekatan yang relevan agar gerakan organisasi tetap hidup dan bermakna sesuai zaman.

Berdasarkan pemaparan narasumber Lia Istifhama, diketahui bahwa ada tiga modal utama bagi perempuan pemimpin muda agar dapat diterima masyarakat dan sesuai zaman.

Pertama, kecakapan komunikasi.
Kedua, jujur alias tidak bersikap tertentu hanya untuk mendapat dukungan dari orang lain.
Ketiga, kreatif.

Mengenai Sekolah Kader Penggerak Putri IPPNU di dalam struktur akademik STAI KH Zainuddin Mojosari, Kabupaten Nganjuk merupakan sebuah wadah yang dibentuk untuk menyiapkan kader perempuan yang tidak hanya cakap secara struktural, tetapi juga matang secara emosional dan sosial.

Forum ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin perempuan muda yang siap berkontribusi di berbagai lini, di lingkungan organisasi, masyarakat, maupun ruang-ruang pengambilan kebijakan.

Pada momen yang sama, panitia pelaksana Putri Naila Fadilatul Husna menyampaikan bahwa kehadiran Senator Lia Istifhama memberikan energi positif sekaligus inspirasi bagi para peserta.

Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga reflektif, sehingga mudah dipahami dan diaplikasikan dalam dinamika organisasi sehari-hari.

Melalui Sekolah Kader Penggerak Putri, IPPNU Jawa Timur menegaskan perannya sebagai kawah candradimuka bagi perempuan muda NU untuk tumbuh sebagai pemimpin yang berakar pada nilai, adaptif terhadap perubahan, dan berani mengambil peran strategis demi masa depan bangsa. ***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD RI Lia Istifhama Tanamkan Kepemimpinan Perempuan Muda, Harus Punya 3 Modal Utama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now