Banner Iklan

DPD RI Cantik Lia Istifhama Dorong JATIM BEJO Jadi Standar Nasional, Belanja Daerah Dinilai Lebih Efisien

Anis Hidayatie
09 Januari 2026 | 12.04 WIB Last Updated 2026-01-09T05:05:08Z

 


DPD RI Lia Istifhama Dorong JATIM BEJO Jadi Standar Nasional, Belanja Daerah Dinilai Lebih Efisien

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Tekanan fiskal yang kian dirasakan pemerintah daerah menuntut pengelolaan anggaran yang lebih efisien, cepat, dan tepat sasaran. Menyikapi hal tersebut, Senator DPD RI Cantik Lia Istifhama mendorong agar program Jawa Timur Belanja Online (JATIM BEJO) dijadikan standar nasional dalam sistem pengadaan barang dan jasa daerah.

Menurut Lia Istifhama, JATIM BEJO telah terbukti mampu memangkas waktu, biaya, serta kompleksitas proses pengadaan. Digitalisasi pengadaan langsung hingga Rp200 juta dinilai membuat belanja pemerintah lebih cepat tanpa mengorbankan prinsip akuntabilitas dan transparansi.

“Efisiensi ini sangat penting, terutama ketika daerah dituntut mengoptimalkan anggaran di tengah ruang fiskal yang semakin terbatas,” ujar Lia.

Ia merujuk pada data pertumbuhan transaksi JATIM BEJO yang terus meningkat hingga menembus angka triliunan rupiah. Capaian tersebut, menurutnya, menjadi bukti efektivitas sistem sekaligus kesiapan pemerintah daerah di Jawa Timur dalam beradaptasi dengan pola belanja digital.

Selain itu, Lia menilai penerapan pembayaran non-tunai dan pencatatan berbasis digital mampu mengurangi beban administrasi serta meminimalisasi risiko kesalahan manual. “Uang negara harus bergerak cepat, tapi tetap aman dan tercatat dengan baik,” tegasnya.

Meski demikian, Lia mengingatkan bahwa efisiensi tidak boleh mengorbankan kualitas. Pemerintah daerah tetap harus memastikan barang dan jasa yang dibeli sesuai dengan kebutuhan riil serta spesifikasi yang telah ditetapkan. “Cepat bukan berarti asal. Kualitas tetap nomor satu,” tandasnya.

Lebih lanjut, Lia menekankan pentingnya komitmen kepala daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD). Berdasarkan data JATIM BEJO, seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur telah menyatakan komitmen untuk memanfaatkan sistem ini. Tantangan berikutnya, kata Lia, adalah menjaga konsistensi dalam pelaksanaannya.

“Kalau sudah komitmen, jangan setengah-setengah. Jadikan JATIM BEJO sebagai budaya baru dalam pengelolaan anggaran daerah,” ujarnya.

Sebagai wakil daerah di tingkat nasional, Lia Istifhama menegaskan bahwa DPD RI siap mendorong harmonisasi kebijakan agar praktik baik seperti JATIM BEJO dapat direplikasi di daerah lain. “Efisiensi anggaran bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Jawa Timur sudah memberi contoh nyata,” pungkasnya.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD RI Cantik Lia Istifhama Dorong JATIM BEJO Jadi Standar Nasional, Belanja Daerah Dinilai Lebih Efisien

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now