Banner Iklan

DPD RI Cantik Lia Istifhama dan Senator Maluku Boy Latuconsina Hadiri Pelantikan KPPM, Perkuat Persaudaraan Basudara di Surabaya

Anis Hidayatie
20 Januari 2026 | 07.19 WIB Last Updated 2026-01-20T00:21:20Z

 


DPD RI Lia Istifhama dan Senator Maluku Boy Latuconsina Hadiri Pelantikan KPPM, Perkuat Persaudaraan Basudara di Surabaya

SURABAYA| JATIMSATUNEWS.COM: Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Jawa Timur, Lia Istifhama, bersama Senator asal Maluku Bisri As Shiddiq Latuconsina atau akrab disapa Boy Latuconsina, menghadiri Pelantikan Pengurus Komite Perekat Persaudaraan Maluku (KPPM) yang digelar di Hotel Krys, Surabaya, Sabtu (18/1/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum strategis bagi masyarakat Maluku yang bermukim di Jawa Timur untuk memperkuat tali persaudaraan, menjaga nilai-nilai sejarah, sekaligus mendorong kontribusi nyata di bidang sosial, pendidikan, dan kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Anggota DPD RI Lia Istifhama mengapresiasi soliditas dan kekuatan sosial masyarakat Maluku di Jawa Timur. Menurutnya, semangat Basudara yang dimiliki masyarakat Maluku—yang mencerminkan persaudaraan, keberanian, solidaritas, dan etos kerja tinggi—merupakan modal sosial yang sangat berharga.

“Persaudaraan Maluku adalah contoh nyata bahwa kerja keras dan kebersamaan menjadi kunci kemajuan. Dengan kekayaan budaya dan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki, Maluku harus percaya diri tampil dan berkontribusi di tingkat nasional,” ujar perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu.

Senator yang juga keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tersebut berharap kehadiran tokoh-tokoh Maluku di Jawa Timur dapat memperkuat penyaluran aspirasi daerah dalam kebijakan nasional. Ia menegaskan, pelantikan pengurus KPPM ini diharapkan menjadi penguat peran organisasi sebagai perekat persaudaraan warga Maluku, sekaligus motor penggerak pembangunan sosial dan pendidikan, khususnya di Jawa Timur.

Sementara itu, Ketua KPPM Frans Huawe menegaskan bahwa KPPM bukan sekadar organisasi tempat berhimpun, melainkan wadah strategis dalam menjaga nilai kemanusiaan dan sejarah panjang masyarakat Maluku.

“Ini adalah proses peralihan dan keputusan baru. Kita harus bersatu, bergandengan tangan, dan menatap masa depan. Tantangan bisa menjadi hambatan, tetapi juga peluang jika kita hadapi bersama,” tegas Frans.

Hal senada disampaikan Ketua Dewan Pembina KPPM, Prof. Paul Tahalele. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda Maluku, terutama dalam bidang pendidikan. Menurutnya, Maluku masih menghadapi tantangan serius secara nasional.

“Tingkat pendidikan Maluku masih berada di peringkat ke-33, sementara angka kemiskinan masuk 10 besar nasional. Karena itu, generasi muda harus terlibat aktif, khususnya di perguruan tinggi, untuk membangun Maluku ke depan,” jelas Prof. Paul.

Ia juga mengingatkan bahwa Maluku memiliki kekayaan luar biasa, mulai dari rempah-rempah, ribuan pulau yang indah, hingga kekayaan budaya seperti Tari Cakalele, Tari Saureka, dan Tari Poloneis. Prof. Paul meneladani semangat kepahlawanan Pattimura bersama tokoh-tokoh perjuangan Maluku lainnya seperti Martha Christina Tiahahu, dengan semboyan “Lawa Mena Haulala” yang berarti lebih baik mati daripada menyerah.

“Meneladani Pattimura, kita harus keluar dari kemiskinan melalui pendidikan dan persatuan untuk membangun Maluku,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Senator Boy Latuconsina mendorong KPPM agar menjadi ruang kolaborasi lintas daerah dan lintas generasi, serta mampu melahirkan tokoh-tokoh Maluku yang tampil di kancah nasional.

“Maluku harus percaya diri. Kerja keras dan kebersamaan adalah kunci. Kita perlu melahirkan lebih banyak tokoh nasional, bukan sekadar mengirim perwakilan daerah,” ungkap Boy.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur, Eddy Supriyanto, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong pemerataan kesejahteraan, khususnya di bidang pendidikan.

“Program seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Taruna Nusantara, dan SMA Taruna di berbagai daerah merupakan upaya nyata meningkatkan kualitas SDM. Organisasi kemasyarakatan seperti KPPM sangat penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan dan kesejahteraan,” pungkasnya. (Ans)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD RI Cantik Lia Istifhama dan Senator Maluku Boy Latuconsina Hadiri Pelantikan KPPM, Perkuat Persaudaraan Basudara di Surabaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now