Banner Iklan

NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan Pokok Ke Penyintas Erupsi Semeru di Lumajang

Admin Cyber
29 November 2025 | 04.49 WIB Last Updated 2025-11-28T21:59:45Z

Bantuan darurat tiba tepat waktu NU kabupaten Pasuruan dan SAR Peduli tidak pernah absen saat Semeru batuk


LUMAJANG | JATIMSATUNEWS.COM

Di tengah dentuman sesekali Gunung Semeru yang masih mengeluarkan awan panas guguran, sebuah truk berlogo NU Peduli Kabupaten Pasuruan memasuki halaman Posko NU Peduli Pronojiwo, Kamis siang (27/11/2025). Rombongan yang berjumlah belasan orang ini langsung disambut hangat oleh relawan setempat yang sejak beberapa hari terakhir tak pernah lelah melayani ribuan penyintas.

Bantuan yang dibawah kali ini terbilang cukup besar untuk ukuran satu kabupaten. Puluhan karung beras 5 kg, ratusan dus mie instan, jeriken minyak goreng kemasan, dan tak ketinggalan ratusan dus air minum dalam kemasan (AMDK) diturunkan satu per satu oleh para relawan yang mayoritas mengenakan sarung dan peci khas Nahdliyin.

“Kami dari Pasuruan merasa terpanggil. Semeru meletus lagi, saudara-saudara kita di sini sedang susah. Kalau bukan kita yang bantu, siapa lagi?” ujar HM. Nawawi, Koordinator Lapangan NU Peduli Kabupaten Pasuruan, sembari ikut menggendong karung beras ke gudang posko.

Menurut Nawawi, bantuan ini terkumpul dalam waktu kurang dari 48 jam setelah pengumuman penggalangan dana dan logistik di masjid-masjid, mushola, dan grup WhatsApp ranting-ranting NU se-Kabupaten Pasuruan. “Alhamdulillah, respon warga luar biasa. Bahkan ada yang datang langsung ke markas membawah beras dari sawahnya sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Pos NU Peduli Pronojiwo, Gus Muhammad Zaini, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. “Bantuan dari Pasuruan ini datang di saat yang sangat tepat. Stok logistik kami sempat menipis kemarin malam karena jumlah pengungsi terus bertambah. Apalagi akses ke beberapa dusun masih terputus akibat jembatan putus diterjang lahar dingin,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, saat ini ada sekitar 2.800-an jiwa yang masih bertahan di posko-posko pengungsian Pronojiwo dan Candipuro. Sebagian besar adalah warga Desa Sumbersari, Supiturang, Oro-oro Ombo, dan Penanggal yang rumahnya terdampak abu vulkanik tebal serta ancaman awan panas.

“Beras dan mie instan ini akan langsung kami masak malam ini untuk makan malam pengungsi. Minyak goreng dan air minum juga sangat krusial karena sumur-sumur warga banyak yang tercemar abu,” lanjut Gus Zaini.

Dalam kesempatan tersebut, HM. Nawawi juga menyempatkan diri menyapa para pengungsi, terutama anak-anak dan lansia yang duduk lesu di tenda-tenda darurat. Ia membagikan permen dan mengajak mereka membaca sholawat bersama, suasana yang langsung mengubah raut wajah yang tadinya muram menjadi penuh senyum.

Sebelum pamit pulang, Nawawi menyampaikan pesan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pasuruan bahwa bantuan ini bukan yang terakhir. “Kami akan terus pantau situasi. InsyaAllah minggu depan kami kirim lagi, mungkin ditambah selimut, obat-obatan, dan pempers bayi karena banyak ibu-ibu yang melahirkan di pengungsian,” janjinya.

Hingga berita ini diturunkan (29/11/2025), Gunung Semeru masih berstatus Level III (Siaga) dengan radius berbahaya 4 km dari kawah dan sektoral 13–17 km ke arah tenggara dan selatan. PVMBG terus mengimbau warga tidak beraktivitas di alur sungai yang berhulu di puncak Semeru karena ancaman lahar masih sangat tinggi, terutama saat hujan deras.

Kebersamaan dan solidaritas warga Nahdliyin dari berbagai daerah, termasuk Pasuruan, kembali menjadi bukti bahwa semangat “hubbul wathon minal iman” dan “ukhuwah islamiyah” masih hidup kuat di tengah bencana yang berulang kali melanda kaki Gunung Semeru.(DM)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • NU Peduli Pasuruan Salurkan Bantuan Pokok Ke Penyintas Erupsi Semeru di Lumajang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now