Banner Iklan

Karang Taruna Kota Malang Malang, Lapor Tum Pemuda Siap Jadi Garda Terdepan Pembangunan Sosial

Anis Hidayatie
30 November 2025 | 15.06 WIB Last Updated 2025-11-30T08:07:12Z


Wali kota Malang Wahyu Hidayat (Hem abu-abu) Karang Taruna Kota Malang  Lapor Tum, Pemuda Siap Jadi Garda Terdepan Pembangunan Sosial

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM:  Minggu pagi (30/11/2025), seluruh pengurus Karang Taruna Kota Malang dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan berkumpul di Atria Hotel Malang guna merayakan rangkaian puncak Bulan Bakti Karang Taruna 2025.

 Mengusung tema “Era Baru Penguatan Karang Taruna Menuju Pemuda Berkarakter dan Kesetiakawanan di Era Modern”, acara ini menegaskan bahwa pemuda bukan lagi sekedar pelengkap pembangunan — melainkan aktor utama dalam menjawab tantangan sosial kota.

Walikota Wahyu Hidayat menyatakan bahwa Karang Taruna adalah “aset sosial” yang memiliki energi besar untuk kemajuan masyarakat; sedangkan Ketua Karang  Taruna Kota Malang Suryadi menyampaikan komitmen bahwa pemuda harus aktif hadir, adaptif, dan menjadi garda perubahan dalam berbagai persoalan: mulai dari urbanisasi, kesejahteraan, hingga inovasi sosial.

Sepanjang tahun 2025, Karang Taruna telah menjalankan berbagai program: pelatihan kapasitas, workshop, pengembangan ekonomi kreatif, hingga rencana peluncuran platform digital “Lapor Tum” — kanal pelaporan sosial real-time oleh warga, sebagai upaya agar respon terhadap masalah sosial bisa lebih cepat dan tepat. Rangkaian itu menunjukkan bahwa Karang Taruna kini bergerak dengan pendekatan modern, produktif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Acara ini diharapkan menjadi titik awal bagi gerakan pemuda Kota Malang yang lebih kuat, inklusif, dan berdaya — siap menghadapi dinamika zaman dengan semangat kolektif dan komitmen sosial.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Karang Taruna Kota Malang Malang, Lapor Tum Pemuda Siap Jadi Garda Terdepan Pembangunan Sosial

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now