Banner Iklan

Sukses Gelar BTI 2026, UMM Hantarkan 8 Karya Inovatif Pelajar Se-Jatim Raih Hak Cipta

M. Rifki Fauzi
09 Juli 2026 | 07.56 WIB Last Updated 2026-07-09T00:56:05Z

 

Dokumentasi Penutupan Program Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026 pada tanggal 8 Juli 2026

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses mencatatkan capaian gemilang dalam mencetak inovator muda masa depan. Melalui pendampingan komprehensif, Kampus Putih berhasil menghantarkan delapan karya inovatif ciptaan para pelajar peserta Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026 untuk meraih pengakuan hukum berupa Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Kesuksesan penyelenggaraan program ini menuai apresiasi tinggi dari perwakilan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Ulfan Taufiq. Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi di lapangan, UMM dinilai telah menjalankan pembinaan talenta muda ini dengan sangat maksimal.

Ulfan menyoroti antusiasme belajar para peserta yang berada di luar ekspektasi, di mana mereka terus menyempurnakan proyek inovasi hingga melampaui jam efektif pelatihan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem dan fasilitas pembelajaran di Kampus Putih sangat memadai serta adaptif.

"Semangat membara dari para peserta untuk terus belajar dan berkolaborasi di luar jam pelajaran ini menjadi bukti bahwa program di UMM berjalan sangat apik, sehingga pengalaman berharga ini harus disebarluaskan saat mereka kembali ke sekolah," urai Ulfan Taufiq.

95 Persen Nilai Akademik Peserta Melonjak Drastis

Ketua Pelaksana BTI UMM, Dr. Dyah Worowirastri Ekowati, M.Pd., memaparkan bahwa program strategis ini diikuti oleh 37 siswa pilihan yang berasal dari 11 sekolah di lima kota berbeda di Jawa Timur. Selama masa karantina, para talenta muda ini dibina secara intensif melalui sepuluh modul pembelajaran keilmuan mutakhir, observasi lapangan langsung ke kawasan Sumber Maron, hingga praktik perancangan proyek pemecahan masalah.

Berdasarkan hasil evaluasi, tercatat 95 persen peserta mengalami peningkatan nilai akademik secara drastis. Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan delapan produk inovatif dan satu karya visual kelompok yang resmi mendapatkan Hak Cipta.

"Alhamdulillah, berkat dedikasi luar biasa dalam mengerjakan proyek tanpa mengenal lelah dari siang hingga malam hari, adik-adik peserta berhasil menghasilkan delapan karya inovatif yang langsung kami daftarkan dan sukses memperoleh Hak Cipta," papar Dr. Dyah.

Foto Bersama

Ukiran Prestasi Abadi Melalui Karya Tulis

Sebagai langkah tindak lanjut edukatif, UMM juga telah merancang program pascapelatihan yang mewajibkan seluruh peserta menarasikan pengalaman serta hasil inovasi mereka ke dalam karya tulis komprehensif.

Wakil Rektor I UMM, Prof. Akhsanul In'am, Ph.D., yang hadir menutup kegiatan secara resmi, menargetkan agar seluruh narasi pelajar tersebut dapat dihimpun secara profesional. Karya tulis ini nantinya akan diterbitkan oleh pihak kampus menjadi sebuah book chapter berskala nasional yang juga akan didaftarkan perlindungan Hak Ciptanya.

"Sepandai dan setinggi apa pun kecerdasan seseorang, ia tidak akan pernah mencetak sejarah jika tidak menulis. Maka, jadikanlah perolehan Hak Cipta dan tulisan kalian di UMM ini sebagai ukiran prestasi abadi yang terus dikenang serta menebar manfaat nyata," pesan Prof. Akhsanul In'am kepada para peserta.

Kesuksesan kolaborasi dalam program BTI 2026 ini kembali menegaskan kapasitas UMM sebagai institusi pendidikan tinggi yang visioner. Fasilitas dan pendampingan maksimal yang diberikan Kampus Putih diharapkan dapat terus menjadi pendorong utama dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga melek terhadap pentingnya perlindungan karya intelektual di masa depan.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sukses Gelar BTI 2026, UMM Hantarkan 8 Karya Inovatif Pelajar Se-Jatim Raih Hak Cipta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now