Foto: Sesi pemaparan materi
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hal tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik Tahun 2026 bertajuk “Integration of AI in Academia: Recognizing, Understanding, and Optimizing in Higher Education” yang diselenggarakan pada 13–15 Juli 2026 di Gedung Microteaching Lantai 2 FITK.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh tenaga pendidik FITK ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dosen dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalam proses pembelajaran, penelitian, hingga pengembangan media pembelajaran inovatif.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa transformasi pendidikan merupakan sebuah keniscayaan yang harus direspons dengan kesiapan sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Prof. Walid mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga semangat inovasi sebagaimana tercermin dalam Mars FITK. Menurutnya, fakultas tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga membangun budaya belajar berkelanjutan melalui berbagai program pengembangan kompetensi.
Beliau mengumumkan bahwa mulai setiap hari Kamis akan dilaksanakan Sekolah Pendidikan FITK, sebuah forum akademik yang menghadirkan para pakar pendidikan, diawali oleh Prof. Mudjia Rahardjo, dilanjutkan Prof. Wahid, serta menghadirkan narasumber lain, termasuk pakar literasi dari Perpustakaan UIN Malang. Selain itu, FITK juga memperkuat budaya publikasi ilmiah melalui program pendampingan penulisan artikel bereputasi internasional yang dikoordinasikan oleh Bu Mala, sebagai upaya meningkatkan publikasi pada jurnal bereputasi Scopus.
Foto: Sambutan Dekan FITK UIN Malang
Dalam paparannya, Prof. Walid juga menyoroti tingginya antusiasme mahasiswa baru yang memilih FITK sebagai tempat menimba ilmu. Menurutnya, semangat tersebut harus dijawab dengan kualitas layanan pendidikan yang semakin baik, terlebih berbagai mitra pelaksanaan Asistensi Mengajar (AM) selama ini memberikan apresiasi tinggi terhadap kompetensi mahasiswa FITK
Sebagai bentuk transformasi pembelajaran, Prof. Walid mendorong optimalisasi Smart Classroom yang telah dimiliki FITK agar dimanfaatkan secara maksimal sebagai laboratorium pembelajaran berbasis teknologi. Lebih jauh, beliau menyampaikan sejumlah kebijakan strategis yang akan mulai diterapkan pada mahasiswa angkatan 2025. Profil lulusan FITK akan diperkuat melalui tiga kompetensi utama, yakni memiliki sertifikat kompetensi internasional, mampu menghasilkan teknologi sebagai media pembelajaran, serta memiliki kompetensi responsif terhadap psikologi perkembangan anak.
Untuk mendukung profil tersebut, FITK melakukan berbagai pembaruan kurikulum, di antaranya penambahan tiga mata kuliah psikologi, pengembangan Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), integrasi mata kuliah Artificial Intelligence untuk Pendidikan, serta penyelenggaraan pelatihan peningkatan mutu tenaga pendidik yang berorientasi pada pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan serangkaian pelatihan intensif mengenai implementasi AI dalam pembelajaran. Peserta memperoleh materi mengenai pemahaman berbagai platform AI dan Prompt Engineering menggunakan ChatGPT, Gemini, dan DeepSeek, dilanjutkan dengan praktik pembuatan presentasi otomatis berbasis AI dari materi ajar.
Pelatihan ini menjadi bagian dari transformasi besar FITK dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bijaksana untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik.
Melalui kegiatan ini, FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semakin menegaskan posisinya sebagai fakultas yang responsif terhadap perkembangan zaman, sekaligus terus berkomitmen mencetak pendidik masa depan yang profesional, adaptif, berdaya saing global, dan siap memimpin transformasi pendidikan di era kecerdasan buatan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?