Banner Iklan

FBiPK UB Gelar Student Mobility ke RMUTI Thailand, Kembangkan Jejaring Akademik Internasional

JSN Admin 2
09 Juli 2026 | 13.59 WIB Last Updated 2026-07-09T07:01:24Z
FBiPK UB mengirim 12 mahasiswa ke RMUTI Thailand melalui Student Mobility (outbound)./dok.FBiPK UB

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Fakultas Bio-industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya terus memperkuat komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan program Student Mobility (Outbound) ke Rajamangala University of Technology Isan (RMUTI), Thailand.

Program ini berlangsung pada 23–30 Juni 2026 dan diikuti oleh 12 mahasiswa yang mendapatkan kesempatan belajar, berkolaborasi, dan memperluas jejaring akademik bersama sivitas akademika universitas mitra.

Delegasi FBiPK UB terdiri 10 mahasiswa program sarjana dan 2 mahasiswa program pascasarjana dari Program Studi Agroekoteknologi dan Agribisnis. Seluruh peserta dipilih melalui proses seleksi yang mempertimbangkan prestasi akademik, motivasi, keaktifan berorganisasi, serta kemampuan berbahasa asing.

Selama berada di RMUTI, mahasiswa mengikuti beragam aktivitas akademik dan budaya yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar internasional secara langsung.

Kegiatan diawali dengan Welcome Orientation dan Main Campus Tour, kemudian dilanjutkan kunjungan ke Kampus Nong Rawiang untuk mengenal Fakultas Sistem dan Transportasi Perkeretaapian serta Fakultas Inovasi dan Teknologi Pertanian.

Selain mengikuti seminar dan kuliah umum, mahasiswa FBiPK UB juga berpartisipasi dalam BA Global Social Enterprise Competition 2026 dan Language Teaching Collaboration Activity bersama mahasiswa RMUTI. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi lintas budaya, serta kolaborasi internasional.

Pengalaman belajar tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Delegasi juga mengikuti kunjungan budaya ke sentra batik KAYA BATIK di Distrik Pak Thong Chai dan Petrified Wood Museum di Nakhon Ratchasima untuk mengenal kekayaan budaya serta sejarah lokal Thailand. Mahasiswa UB juga turut hadir dalam kegiatan Kao Raek RMUTI, agenda penyambutan mahasiswa baru yang menjadi ruang interaksi dan pertukaran budaya dengan mahasiswa tuan rumah.

Staf Ahli Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FBiPK, Universitas Brawijaya, Dwi Retno Ningsih, S.P., M.P., Ph.D. menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi fakultas dalam memperluas jejaring akademik internasional sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

"Student Mobility bukan sekadar memberikan pengalaman belajar di luar negeri, tetapi juga membangun kompetensi global mahasiswa. Melalui interaksi langsung dengan mitra internasional, mahasiswa memperoleh wawasan baru, memperluas perspektif, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi internasional," ujar Dwi Retno.

Staf ahli Wakil Dekan Bidang Kemahsiswaan yang juga sekaligus ketua program student mobility FBiPK UB, menjelaskan bahwa pendekatan experiential learning menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga melihat secara langsung praktik pengelolaan pertanian, inovasi teknologi, dan sistem pendidikan di negara mitra. Pengalaman seperti ini memberikan nilai tambah yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran konvensional," katanya.

Salah seorang mahasiswa FBiPK yang menjadi peserta yakni Naufal Samosir, mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga selama mengikuti program di Thailand.

"Program ini membuka kesempatan bagi kami untuk belajar dalam lingkungan internasional, bertukar ide dengan mahasiswa dari negara lain, sekaligus memahami perbedaan budaya. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kesiapan menghadapi tantangan.", ungkap Naufal.

Melalui pelaksanaan Student Mobility ini, FBiPK UB tidak hanya berupaya meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga memperkuat kemampuan adaptasi, kepemimpinan, dan komunikasi lintas budaya.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan kolaborasi yang lebih luas, mulai dari penelitian bersama, publikasi internasional, hingga pertukaran mahasiswa dan dosen antara Universitas Brawijaya dan RMUTI Thailand.

Ke depan, FBiPK UB berkomitmen untuk terus menghadirkan program internasional yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing lulusan sekaligus memperkuat reputasi Universitas Brawijaya di dunia. Kegiatan ini juga mendukung SDG, khususnya SDG4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. ***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • FBiPK UB Gelar Student Mobility ke RMUTI Thailand, Kembangkan Jejaring Akademik Internasional

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now