Banner Iklan

Agus Suyanto Sampaikan APBN Harus Dikelola dengan Cermat, Jangan Sampai Uang Rakyat Tidak Memberikan Dampak Nyata

Admin JSN
09 Juli 2026 | 13.55 WIB Last Updated 2026-07-09T06:55:43Z

 

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Suyanto

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Suyanto, menilai pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dilakukan secara cermat, disiplin, dan penuh tanggung jawab agar setiap rupiah yang berasal dari uang rakyat benar-benar memberikan manfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Agus Suyanto, dinamika pembahasan APBN, termasuk kritik dan masukan dari DPR kepada pemerintah, merupakan hal yang wajar dalam sistem pemerintahan. Fungsi pengawasan legislatif justru menjadi instrumen penting agar pelaksanaan anggaran tetap berada di jalur yang benar.

"Pengawasan itu bukan untuk mencari kesalahan pemerintah, tetapi untuk memastikan kebijakan anggaran berjalan sesuai tujuan. APBN adalah uang rakyat, sehingga penggunaannya harus benar-benar efektif, efisien, dan bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Agus menegaskan bahwa pemerintah harus mampu mengelola defisit APBN secara terukur. Menurutnya, disiplin fiskal menjadi syarat utama agar kondisi ekonomi nasional tetap stabil sekaligus memberi ruang bagi pemerintah untuk membiayai program-program prioritas.

Ia juga mengingatkan agar efisiensi anggaran tidak dimaknai sebagai pengurangan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Justru, efisiensi harus diarahkan pada penghapusan belanja yang kurang produktif sehingga anggaran dapat difokuskan pada sektor yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

"Kalau ada anggaran yang bisa dihemat tanpa mengurangi kualitas pelayanan, tentu itu harus dilakukan. Tetapi jangan sampai masyarakat justru kehilangan haknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak, layanan kesehatan yang baik, maupun pelayanan publik yang berkualitas," tegas politisi tersebut.

Menurut Agus Suyanto, sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, UMKM, dan pelayanan publik harus tetap menjadi perhatian utama dalam pengalokasian APBN karena sektor-sektor tersebut memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap pemerintah pusat terus memperkuat transparansi dalam pengelolaan keuangan negara serta membuka ruang evaluasi bersama DPR agar setiap kebijakan fiskal benar-benar tepat sasaran.

"Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan tumbuh apabila APBN dikelola secara terbuka, tepat sasaran, dan hasilnya benar-benar dirasakan rakyat. Jangan sampai anggaran besar hanya terlihat dalam laporan, tetapi manfaatnya tidak dirasakan di lapangan," kata Agus.

Menutup keterangannya, Agus Suyanto menegaskan bahwa APBN yang sehat bukan hanya ditandai dengan angka-angka fiskal yang baik, melainkan juga dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat, terjaganya pelayanan publik, serta stabilnya perekonomian nasional.

"Orientasi akhir dari APBN adalah kesejahteraan rakyat. Karena itu, setiap kebijakan anggaran harus selalu berpihak kepada kepentingan masyarakat dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab," pungkasnya.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Agus Suyanto Sampaikan APBN Harus Dikelola dengan Cermat, Jangan Sampai Uang Rakyat Tidak Memberikan Dampak Nyata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?