Banner Iklan

Survei DEN: MBG Dinilai Beri Manfaat bagi Anak dan Dorong Ekonomi Lokal, Evaluasi Tetap Diperlukan

Erdogan Thayyib
15 Juni 2026 | 10.54 WIB Last Updated 2026-06-15T03:54:27Z


JAKARTA – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan pada 9 Juni 2026 menyampaikan hasil survei pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto. Survei yang dilakukan secara independen tersebut menunjukkan bahwa program MBG tidak hanya memberikan manfaat dalam pemenuhan gizi anak, tetapi juga turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM dan tenaga kerja lokal.

Luhut menjelaskan bahwa survei dilakukan secara profesional dengan melibatkan 800 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi yang kita lakukan di 800 titik, jadi betul-betul dengan profesional. Jadi kita harus, kami di DEN menjaga betul kredibilitas kami dan itu kami laporkan ke Presiden,” kata Luhut.

Berdasarkan hasil survei yang dipaparkan Sekretaris DEN, Septian Hario Seto, program MBG juga memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan. Sebanyak 86,9 persen SPPG tercatat menggandeng setidaknya satu pemasok skala kecil atau UMKM, dengan rata-rata tiga UMKM terlibat dalam setiap SPPG.

Selain itu, sekitar 65 persen UMKM yang menjadi pemasok berasal dari wilayah yang sama dengan lokasi SPPG. Dari sisi ketenagakerjaan, hampir 99 persen tenaga kerja yang terlibat dalam operasional program berasal dari masyarakat sekitar.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa manfaat MBG tidak hanya dirasakan oleh penerima program, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang melibatkan masyarakat lokal. Kehadiran UMKM dan tenaga kerja dari lingkungan sekitar dinilai turut memperkuat dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan program.

Selain aspek ekonomi, suara penerima manfaat juga menjadi bagian penting dalam melihat efektivitas program di lapangan. Berbagai respons yang muncul menunjukkan bahwa sebagian anak-anak penerima manfaat merasakan langsung keberadaan MBG dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

Salah satu video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang anak yang menyampaikan harapannya agar program MBG tetap dilanjutkan karena dinilai memberikan manfaat bagi dirinya. Respons tersebut menjadi gambaran bahwa program tidak hanya diukur dari sisi angka dan data, tetapi juga dari pengalaman penerima manfaat yang merasakan langsung dampaknya.

Meski demikian, evaluasi secara berkelanjutan tetap diperlukan untuk memastikan kualitas pelaksanaan program terus meningkat. Berbagai aspek seperti kualitas layanan, distribusi, variasi menu, hingga efektivitas pelaksanaan di lapangan menjadi bagian penting yang perlu terus diperbaiki agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal.

Program MBG diharapkan tidak hanya berkontribusi terhadap pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga mendukung pembangunan sumber daya manusia yang lebih sehat, kuat, dan siap menghadapi masa depan. Dengan mendengarkan suara penerima manfaat sekaligus melakukan evaluasi secara berkelanjutan, program ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak sebagai penerima manfaat utama.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Survei DEN: MBG Dinilai Beri Manfaat bagi Anak dan Dorong Ekonomi Lokal, Evaluasi Tetap Diperlukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now