![]() |
| Pelepasan International Student Mobility 2026 oleh WR III, mahasiswa Fakultas Syariah UIN Malang siap go internasional./dok. UIN Malang |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar acara pelepasan peserta International Student Mobility 2026 bagi mahasiswa International Class Program (ICP), Kamis (7/5/2026), di ruang rapat Fakultas Syariah.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor III Bidang Akademik Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., Wakil Dekan II Prof. Dr. Erfaniah Zuhriah, M.H., Wakil Dekan III Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H., para ketua dan sekretaris program studi, serta dosen pembimbing ICP 2026.
Pada program tahunan ini, sebanyak 19 mahasiswa ICP Fakultas Syariah akan mengikuti kegiatan akademik internasional di Singapura dan Malaysia. Para mahasiswa didampingi dua dosen, yakni Kaprodi Hukum Keluarga Islam (HKI) Hj. Erik Sabti Rahmawati, M.Ag., dan Ketua Unit International Class Program (ICP) Fakultas Syariah Risma Nur Arifah, M.H.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan tersebut.
"Saya ucapkan selamat kepada mahasiswa ICP yang akan melaksanakan kegiatan International Student Mobility 2026 di Singapura dan Malaysia. Program ICP ini dilaksanakan setiap tahun dan menjadi pengalaman akademik yang luar biasa. Mahasiswa akan mendapatkan banyak wawasan dan pengalaman baru," ujar Dekan Syariah, Umi Sumbulah.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik almamater UIN Maulana Malik Ibrahim Malang selama berada di luar negeri.
"Jaga nama baik almamater kita, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang masuk Top 5 PTKIN terbaik dan peringkat kedua versi UniRank 2026. Fakultas Syariah juga masuk jajaran lima besar fakultas hukum PTKIN terbaik nasional versi Scimago Institutions Rankings (SIR) 2026," tambahnya.
![]() |
| Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Malang mendapat arahan jelang keberangkatan ke Singapura dan Malaysia./dok. UIN Malang |
Pada kesempatan tersebut, Dekan juga meminta Wakil Rektor III untuk memberikan arahan sekaligus melepas secara resmi peserta kegiatan International Student Mobility 2026. Diketahui, Prof. Triyo merupakan alumni program doktor Universiti Malaya, Malaysia.
Sementara itu, Wakil Rektor III Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., dalam arahannya berpesan agar mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan memperluas pengalaman internasional.
"Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa agar selalu saling mengingatkan satu sama lain selama kegiatan berlangsung. Manfaatkan kesempatan ini untuk berlatih komunikasi selama berada di luar negeri," katanya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tetap menjaga ibadah di tengah aktivitas akademik.
"Pesan saya, jangan tinggalkan sholat lima waktu. Doa kami selalu menyertai perjalanan kalian semuanya," tutur Triyo.
Ketua ICP Fakultas Syariah, Risma Nur Arifah, M.H., menjelaskan bahwa program tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun untuk memberikan pengalaman akademik dan profesional lintas negara kepada mahasiswa.
"International Student Mobility 2026 bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa pada perbedaan suasana akademik dan profesional di kedua negara. Tahun ini mahasiswa akan mengunjungi beberapa lembaga, seperti National University of Singapore (NUS), Universiti Malaya (UM), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Universiti Teknologi MARA (UiTM), Jabatan Kehakiman Syariah, Dialogue Centre Singapura, dan Sisters in Islam (SIS) Malaysia," jelasnya.
Sementara itu, Kaprodi HKI Fakultas Syariah, Hj. Erik Sabti Rahmawati, M.Ag., menyampaikan bahwa program ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik sekaligus meningkatkan kepercayaan diri di lingkungan internasional.
"Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk belajar, membangun jejaring internasional, serta membawa pengalaman berharga yang nantinya bisa dikembangkan di lingkungan kampus maupun masyarakat," ujarnya.
Erik Sabti Rahmawati juga menegaskan bahwa mahasiswa ICP diharapkan mampu menjadi duta akademik yang mencerminkan karakter moderat, intelektual, dan berakhlak baik selama mengikuti kegiatan di luar negeri.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan sesi foto bersama antara pimpinan fakultas, dosen pendamping, serta seluruh peserta International Student Mobility 2026. (Mif)
Editor: YAN




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?