Aulia bersama Pembina Santoso Ilham dan Nur Hamid, Pelajar SMAN 1 Turen Hafal 30 Juz Raih Juara Nasional
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar SMAN 1 Turen. Seorang siswi bernama Aulia Firda albusiri atau yang akrab disapa Aulia berhasil meraih juara dalam ajang tahfidz tingkat nasional, bahkan menyisihkan peserta dari kalangan mahasiswa.
Kepala SMAN 1 Turen Agus Harianto, Pengawas Pi i, Kabid SMA Mustaqim, Kacabdin Dwi AnggraeniPrestasi membanggakan tersebut terungkap saat kunjungan Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Jawa Timur Dr. Mustaqim, S.S,. M.S.i bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang Dwi Anggraeni, S.Pd, M.Pd ke SMAN 1 Turen pada Selasa, 7 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Kacabdin Dwi Anggraeni menyampaikan rasa bangga terhadap prestasi yang diraih pelajar perempuan SMAN 1 Turen. Menurutnya, capaian Aulia menjadi bukti bahwa siswa daerah mampu bersaing di tingkat nasional.
"Pelajar perempuan di SMAN 1 Turen sangat membanggakan. Prestasi Layli ini luar biasa dan semoga bisa menjadi contoh bagi sekolah lain," ujar Dwi Anggraeni.
Senada dengan itu, Kabid SMA Mustaqim juga memberikan apresiasi tinggi terhadap prestasi siswa SMAN 1 Turen. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran kepala sekolah dan para pembina yang terus mendorong pengembangan karakter siswa.
"Saya mengapresiasi SMAN 1 Turen. Prestasi siswanya luar biasa. Ini menunjukkan semangat dan kerja keras kepala sekolah beserta seluruh tim," kata Mustaqim.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Turen Agus Harianto mengaku bangga atas capaian siswinya tersebut. Ia menegaskan pihak sekolah akan terus memberikan dukungan kepada Aulia agar dapat terus berkembang.
"Kami sangat bangga. Nurlaili satu-satunya siswa yang hafal 30 juz di sekolah ini. Kami akan terus mendukung agar prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa lain," ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan pembina tahfidz Santoso dan guru agama Nur Hamid yang turut mendampingi Aulia selama proses pembinaan.
Dalam wawancara, Aulia menceritakan perjalanan panjangnya hingga mampu menghafal 30 juz Al-Qur’an. Ia mengaku awalnya tidak memiliki niat khusus untuk menjadi penghafal Al-Qur'an, namun dorongan dari ayahnya sejak usia 8 tahun menjadi titik awal perjalanan tersebut.
"Saya mulai menghafal sejak kelas 2 SD di pondok pesantren. Awalnya hanya belajar mengaji, lalu melihat teman-teman juga menghafal, akhirnya saya ikut menghafal," ungkap Aulia.
Dalam ajang lomba yang diikutinya, Aulia harus mengunggah video hafalan Al-Qur’an melalui Instagram sebagai tahap seleksi awal. Ia mengaku membacakan Surat Al-Baqarah juz 1 tanpa melihat teks dan tanpa pendamping.
"Setelah upload video, kemudian diumumkan finalis dan lanjut ke final. Saya tidak menyangka bisa lolos karena peserta banyak dari mahasiswa dari berbagai daerah," tambahnya.
Keberhasilan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya, Dina dan Ihsan. Aulia bahkan mempersembahkan prestasi tersebut sebagai bentuk bakti kepada orang tuanya.
"Saya ingin bisa membahagiakan ayah dan ibu. Semoga bisa membawa mereka ke surga," ucapnya haru.
Saat ini Aulia masih duduk di kelas XI SMAN 1 Turen. Selain menjadi penghafal Al-Qur’an, ia juga aktif dalam kegiatan akademik lainnya dan pernah mengikuti ajang tingkat kabupaten.
Prestasi Aulia menjadi bukti bahwa siswa SMAN 1 Turen tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga dalam bidang keagamaan dan karakter.
Dengan capaian hafal 30 juz serta kemenangan yang diraih dengan menyisihkan mahasiswa, Aulia diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik sekolah serta daerah




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?