Banner Iklan

DPD RI Lia Istifhama Tanggapi Positif Iran Buka Selat Hormuz, Bukti Empati pada Rakyat Indonesia

Anis Hidayatie
17 Maret 2026 | 09.42 WIB Last Updated 2026-03-17T02:42:31Z


Iran Buka Akses Selat Hormuz untuk Kapal RI, DPD RI Lia Istifhama: Bukti Empati pada Rakyat Indonesia

SURABAYA  | JATIMSATUNEWS.COM: Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan dunia. Di tengah situasi yang semakin memanas, muncul kabar bahwa Iran memberikan akses khusus bagi kapal-kapal Indonesia untuk melintasi Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia.

Kabar tersebut mendapat perhatian dari anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Menurutnya, keputusan Iran tersebut dapat dimaknai sebagai bentuk penghargaan terhadap sikap empati masyarakat Indonesia terhadap situasi kemanusiaan yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

“Langkah Iran membuka Selat Hormuz bagi kapal Indonesia dapat dimaknai sebagai bentuk penghargaan terhadap empati rakyat Indonesia terhadap situasi kemanusiaan di kawasan tersebut,” ujar Lia Istifhama, Selasa (17/3).

Ia menilai dinamika geopolitik di Timur Tengah harus dicermati secara serius oleh komunitas internasional. Stabilitas kawasan, menurutnya, memiliki dampak besar terhadap keamanan global serta distribusi energi dunia.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan kawasan Teluk dengan pasar energi dunia. Setiap perubahan situasi keamanan di jalur ini berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan minyak dan gas secara global.

Di tengah situasi tersebut, muncul pula laporan mengenai kemungkinan dukungan tidak langsung dari China kepada Iran. Sejumlah laporan internasional menyebut Beijing tengah mempertimbangkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari dukungan finansial hingga penyediaan komponen tertentu yang berkaitan dengan sistem persenjataan.

Namun demikian, pemerintah China disebut masih bersikap hati-hati dan berupaya menjaga jarak dari keterlibatan langsung dalam konflik yang semakin kompleks di kawasan Timur Tengah. Sikap ini juga terus dipantau oleh Amerika Serikat, terutama terkait kemungkinan perubahan arah kebijakan geopolitik Beijing.

Menurut Lia, apabila benar terjadi perubahan arah kebijakan dari China terhadap Iran, maka hal tersebut berpotensi memengaruhi dinamika geopolitik global.

“Jika benar ada perubahan arah kebijakan dari China terhadap Iran, hal ini tentu akan memengaruhi dinamika geopolitik kawasan. Stabilitas keamanan dan jalur distribusi energi dunia menjadi faktor yang sangat krusial,” ujarnya.

Sejumlah sumber juga menyebut kemungkinan keterlibatan Rusia dalam membantu Iran melalui jalur intelijen. Rusia diduga membagikan citra satelit serta data intelijen penargetan kepada Iran, termasuk informasi mengenai pergerakan pasukan militer Amerika Serikat di sejumlah titik strategis di Timur Tengah.

Jika informasi tersebut terkonfirmasi, langkah itu berpotensi memperumit dinamika konflik dan meningkatkan ketegangan antara kekuatan besar dunia.

Ketegangan kawasan meningkat tajam setelah rangkaian serangan dan aksi balasan antara Iran dan pihak lawannya. Pekan lalu, enam tentara Amerika Serikat dilaporkan tewas akibat serangan pesawat nirawak yang diluncurkan Iran terhadap salah satu fasilitas militer di Kuwait.

Sebagai bagian dari eskalasi konflik, Iran disebut meluncurkan ribuan pesawat nirawak serta ratusan rudal yang menargetkan berbagai fasilitas militer Amerika Serikat, gedung kedutaan, hingga beberapa lokasi sipil di kawasan Timur Tengah.

Sebagai respons, operasi militer balasan dari Amerika Serikat bersama Israel dilaporkan menghantam lebih dari dua ribu titik strategis di wilayah Iran.

Eskalasi konflik tersebut memicu kekhawatiran masyarakat internasional terhadap kemungkinan meluasnya konflik regional yang dapat berdampak besar pada stabilitas keamanan global, termasuk terhadap jalur perdagangan energi dunia yang melewati Selat Hormuz. Ans


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD RI Lia Istifhama Tanggapi Positif Iran Buka Selat Hormuz, Bukti Empati pada Rakyat Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now